Pelatihan Desain dan Sablon Totebag, Dosen Prodi Pendidikan Tata Busana FT UNJ Angkat Skill Pemuda Palumbonsari Karawang

Tim dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Tata Busana, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Universitas (PP

Juli 3, 2026 - 13:00
Pelatihan Desain dan Sablon Totebag, Dosen Prodi Pendidikan Tata Busana FT UNJ Angkat Skill Pemuda Palumbonsari Karawang

KARAWANG - Tim dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Tata Busana, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Universitas (PPM-WBU) Tahun 2026.

Kegiatan ini diwujudkan melalui Pelatihan Desain dan Sablon Kreatif Produk Totebag bagi Masyarakat Produktif di Kelurahan Palumbonsari Kabupaten Karawang.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/6) pukul 09.00–11.30 WIB di Aula Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ini diikuti oleh 15 orang pemuda dari Kelurahan Palumbonsari.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai salah satu wilayah binaan UNJ, Kelurahan Palumbonsari dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan keterampilan praktis sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda.

Pelatihan ini mengangkat tema 'Desain dan Sablon Kreatif Produk Totebag' dengan fokus pada praktik teknik sablon manual (screen printing).

Pada kegiatan ini, desain visual telah disiapkan oleh tim dosen sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan proses penyablonan menggunakan screen, tinta sablon, dan rakel.

Peserta mempelajari tahapan pemasangan screen, pengaplikasian tinta, hingga teknik menarik rakel untuk menghasilkan cetakan yang rapi pada media totebag.

 

unj
-

Melalui metode praktik langsung (hands-on training), peserta memperoleh pengalaman nyata dalam proses produksi sablon sederhana yang mudah dipelajari dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha skala rumahan maupun kelompok usaha pemuda.

Tim pengabdian terdiri atas Dr. phil. Yeni Sesnawati, S.Pd., M.T. selaku Ketua Tim sekaligus Koordinator Program Studi Pendidikan Tata Busana FT UNJ, bersama anggota tim Jafar Sodik, S.Pd., M.Ds. dan Yoga Matin Albar, S.Tr.T., M.Pd.

Kegiatan ini juga didukung oleh tim Laboran Busana Fakultas Teknik UNJ, yaitu Evah, S.Pd. dan Nimas Sintia, S.Pd., yang mendampingi peserta selama praktik berlangsung.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat, S.STP, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pengabdian dari UNJ.

Menurutnya, pelatihan seperti ini merupakan bentuk nyata pemberdayaan masyarakat yang sangat dibutuhkan, khususnya bagi kalangan pemuda.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran dosen-dosen Universitas Negeri Jakarta yang telah berbagi ilmu dan keterampilan kepada masyarakat Kelurahan Palumbonsari. Pelatihan seperti ini memang kami harapkan karena dapat memberdayakan masyarakat, khususnya para pemuda. Harapan kami, keterampilan yang diperoleh hari ini dapat terus dikembangkan dan menjadi awal terbentuknya unit usaha di Kelurahan Palumbonsari sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat", ujar Indra Sudrajat.

Sementara Ketua Tim Pengabdian, Dr. phil. Yeni Sesnawati, S.Pd., M.T., menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara tim dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana FT UNJ dengan Kelurahan Palumbonsari.

"Ini merupakan pertama kalinya kelompok pengabdian kami melaksanakan kegiatan di Kelurahan Palumbonsari. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara Universitas Negeri Jakarta dengan masyarakat. Melalui berbagai program pengabdian yang berkesinambungan, kami ingin terus menghadirkan kegiatan yang mampu memberikan manfaat nyata serta mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat", ujar Yeni Sesnawati.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Seluruh peserta aktif mengikuti setiap tahapan praktik penyablonan, mulai dari persiapan media, proses pencetakan menggunakan screen, hingga menghasilkan totebag sablon karya mereka sendiri.

 

unj
-

Salah satu peserta, Ojoy Suhaedi, yang mewakili Karang Taruna Kelurahan Palumbonsari mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman baru sekaligus keterampilan yang bermanfaat.

"Kami sangat senang mengikuti pelatihan ini karena bisa belajar langsung teknik sablon menggunakan screen dan rakel. Sebelumnya kami belum pernah mencobanya. Sekarang kami jadi tahu prosesnya dan merasa lebih percaya diri untuk membuat sablon totebag sendiri. Semoga ilmu ini bisa kami manfaatkan bersama teman-teman Karang Taruna sebagai peluang usaha di lingkungan kami." Ujar Ojoy.

Melalui kegiatan ini, tim dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana FT UNJ berharap keterampilan yang telah diberikan dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin sehingga program-program pemberdayaan yang berkelanjutan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berkontribusi terhadap pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:

  • SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pelatihan keterampilan praktis sebagai bagian dari pendidikan sepanjang hayat bagi masyarakat.
  • SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kompetensi masyarakat yang dapat mendukung terciptanya peluang usaha dan pertumbuhan ekonomi kreatif.
  • SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengenalan teknik produksi kreatif berbasis sablon manual yang dapat dikembangkan menjadi usaha mikro.
  • SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan memperkuat kapasitas masyarakat lokal agar lebih produktif dan mandiri.
  • SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara UNJ, Pemerintah Kelurahan Palumbonsari, dan masyarakat dalam mewujudkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui pelatihan dan penyerahan hibah seperangkat alat sablon, tim dosen Prodi Pendidikan Tata Busana FT UNJ berharap keterampilan yang telah diberikan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat terus berkembang menjadi aktivitas produktif yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong terbentuknya unit usaha kreatif yang dikelola oleh pemuda Kelurahan Palumbonsari. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow