Pangdam Mayjen Farid Makruf Ingatkan Prajurit Jauhi Narkoba

Hampir dua pekan terakhir Pangdam V Brawijaya Mayjend Farid Makruf mengadakan Safari Ramadan di wilayah Tapal Kuda

April 5, 2023 - 22:40
Pangdam Mayjen Farid Makruf Ingatkan Prajurit Jauhi Narkoba

TIMESINDONESIA, MALANG – Hampir dua pekan terakhir Pangdam V Brawijaya Mayjend Farid Makruf mengadakan Safari Ramadan di wilayah Tapal Kuda, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, dan belum lama ini, Senin, (3/4/2023) di wilayah Malang. 

Setiap tempat yang dikunjunginya Mayjen Farid Makruf selalu mengingatkan prajurit dalam daerah jajarannya agar menghindari penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya lainnya. 

“Saya ingatkan kepada kalian semua, jangan ada anggota TNI yang terlibat dengan penyalahgunaan narkoba. Kalau ada yang terlibat saya tidak akan beri ampun,” tegas mantan Danrem 132/Tadulako itu.

Pangdam Mayjen Farid Makruf juga meminta anggotanya mengawasi setiap aktivitas anak-anak mereka. Sehingga terhindar dari bahaya narkoba.

Sekarang ini, lanjutnya, banyak anak-anak masih usia dini sudah terdeksi menggunakan narkoba. Sebagai contoh kejadian di Bondowoso, seorang anak diberikan 10 pil narkoba oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Delapan diantaranya sudah dikonsumsi. Akhirnya setelah mengonsumsi barang tersebut, perilaku anak itu menjadi aneh, pendiam, pemarah dan banyak berkhayal.

“Itu tanda-tanda orang yang lagi sakau,” sebut Mayjen Farid Makruf.

Melihat hal itu, Pangdam meminta peran ibu-ibu persit agar memperketat pengawasan bagi anak-anaknya. “Selalu berhati-hati. Awasi anakmu jangan sampai dia beli permen yang aneh-aneh. Sebab, sekarang ini narkoba itu ada yang dikemas seperti permen dengan model yang lucu-lucu tapi ternyata itu mengandung narkoba,” ucapnya mengingatkan. 

“Jaga anak-anak kita dari barang berbahaya itu,” tegasnya. 

Prajurit Harus Tulus Melayani Masyarakat 

Selain mengingatkan anggotaya agar terhindar dari bahaya narkoba, Pangdam juga  mengingatkan anggotanya agar tulus dan iklhas dalam melaksanakan tugas sebagai anggota TNI. 

“Jadi prajurit itu jangan dikit-dikit mengeluh. Kerja saja! Layani masyarakat dengan tulus. Dengan demikian kebaikanmu itu akan mendapat balasan dari sang pencipta,” ujar Mayjen Farid Makruf menasehati.    

Pangdam berharap semua anggotanya tidak menyia-nyiakan waktu senggang usai melaksanakan tugas sebagai anggota TNI. 

“Jangan disia-siakan waktu senggangmu dengan main game atau bermalas-malasan. Tetapi, isilah waktu senggang itu dengan mencari pekerjaan sampingan atau menciptakan usaha yang bisa menambah penghasilan,” ujarnya. 

Meski demikian, Ia mengingatkan anggotanya agar tidak melupakan tugas pokoknya sebagai anggota TNI. 

“Kalian boleh buka usaha apa saja untuk menambah penghasilan. Tapi, dengan catatan kalian mengerjakan pekerjaan sampingan itu setelah selesai melaksanakan tugas pokok sebagai anggota TNI,” tegasnya. 

Tambahan penghasilan itu, kata Mayjen Farid Makruf, bisa ditabung untuk masa depan anak-anak dan menjadi tabungan dimasa pensiun nanti. 

“Kita semua cepat atau lambat akan pensiun. Yang jadi pertanyaan, siap nggak meninggalkan rumah dinas? Oleh karena itu sebelum pensiun siapkan diri. Manajemen keuangan harus diatur dan pintar-pintarlah mencari rezeki tambahan yang halal. Sehingga, pada saat pensiun nanti kalian sudah punya rumah sendiri dan punya tabungan,” ujarnya. 

Menurut Pangdam, komandan atau pimpinan itu memiliki dua tugas pokok, yang pertama mencapai tugas pokok yang dipercayakan satuan atas dan yang kedua meningkatkan kesejahteraan prajurit.

Mayjen Farid Makruf menguraikan, kalau capai tugas pokok itu hari-hari sudah diatur di program kerja dan anggaran tahun 2023. Sementara tugas pokok meningkatkan kesejahteraan prajurit itu, seperti yang dilakukannya saat ini membekali dan mengarahkan prajurit agar bisa mandiri secara ekonomi. 

“Jadi, meningkatkan kesejahteraan itu jangan hanya dipahami bahwa harus dikasih uang. Bukan demikian. Uang itu akan habis. Tapi dan ide gagasan justru itu yang akan memotivasi kalian untuk bisa hidup sejahtera,” terangnya.  

Banyak usaha sampingan yang bisa dikerjakan, yaitu, berdagang, bertani dan masih banyak lagi kerjaan lainnya yang bisa menambah pundi-pundi penghasilan.

“Saya tidak ingin ada anggota saya, saat sudah pensiun nanti tidak memiliki rumah. Semuanya harus sudah punya rumah dan punya tabungan pensiun,” harapnya.  

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow