Napas, Sentuhan dan Pusat Energi: Menikmati Demo Thai Massage di Hat Yai Chivasuk Public Health Center
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program pembelajaran internasional yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan pengobatan tradisional Thailand.
MALANG - Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Internasional Universitas Islam Malang (UNISMA) mengikuti kegiatan Demonstrasi Thai Massage yang diselenggarakan di Hat Yai Chivasuk Public Health Center, Provinsi Songkhla, Thailand pada Rabu, 4 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program pembelajaran internasional yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan pengobatan tradisional Thailand sebagai bagian dari pelayanan kesehatan komplementer yang terintegrasi dengan sistem pelayanan kesehatan modern.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari pihak Hat Yai Chivasuk Public Health Center yang memperkenalkan profil institusi, visi pelayanan kesehatan, serta berbagai layanan yang tersedia bagi masyarakat.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa pusat kesehatan tersebut tidak hanya memberikan pelayanan medis dasar, tetapi juga mengembangkan berbagai terapi komplementer, seperti Thai Massage, terapi herbal, latihan kebugaran, serta edukasi kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Setelah sesi perkenalan, peserta memperoleh materi mengenai sejarah dan filosofi Thai Massage sebagai salah satu warisan budaya Thailand yang telah dikenal secara luas di berbagai negara.
Narasumber menjelaskan bahwa Thai Massage merupakan teknik terapi tradisional yang mengombinasikan pijatan, penekanan pada titik-titik tertentu, peregangan otot, serta mobilisasi persendian untuk membantu memperbaiki keseimbangan tubuh, mengurangi ketegangan otot, meningkatkan fleksibilitas, memperlancar sirkulasi darah, dan memberikan efek relaksasi.
Selain itu, dijelaskan pula berbagai indikasi dan kontraindikasi terapi sehingga peserta memahami bahwa penerapan Thai Massage harus mempertimbangkan kondisi kesehatan setiap individu.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Memasuki sesi demonstrasi, instruktur profesional memperagakan berbagai teknik dasar Thai Massage secara sistematis. Peserta diperkenalkan pada teknik penekanan menggunakan telapak tangan, ibu jari, siku, dan lengan bawah sesuai dengan standar praktik yang berlaku.
Instruktur juga menunjukkan berbagai gerakan peregangan pasif yang bertujuan meningkatkan kelenturan otot dan rentang gerak sendi tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman pada penerima terapi.
Selama demonstrasi berlangsung, peserta diberikan penjelasan mengenai posisi tubuh yang ergonomis bagi terapis, cara menjaga kenyamanan pasien, serta pentingnya komunikasi selama proses terapi berlangsung.
Mahasiswa KSM UNISMA kemudian memperoleh kesempatan untuk mengikuti sesi praktik secara langsung dengan pendampingan dari instruktur.
Pada sesi ini, peserta mempraktikkan teknik dasar Thai Massage secara berpasangan sehingga dapat memahami penerapan teori yang telah dijelaskan sebelumnya. Instruktur memberikan arahan mengenai
posisi tangan, arah tekanan, ritme gerakan, serta tingkat tekanan yang sesuai agar terapi dapat dilakukan secara aman dan efektif.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan mengenai manfaat klinis Thai Massage, mekanisme kerja terapi terhadap sistem muskuloskeletal, hingga peluang penerapan terapi komplementer di Indonesia.
Interaksi tersebut tidak hanya memperkaya wawasan akademik peserta, tetapi juga menjadi sarana pertukaran pengalaman antara mahasiswa UNISMA dengan tenaga kesehatan di Thailand mengenai praktik pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran Thai Massage sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan komplementer yang dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat apabila diterapkan secara tepat.
Pengalaman praktik langsung bersama instruktur profesional juga menjadi bekal yang berharga dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam memahami pendekatan kesehatan holistik yang mengintegrasikan aspek fisik, psikologis, dan sosial.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Partisipasi mahasiswa KSM Internasional UNISMA dalam kegiatan Demonstrasi Thai Massage di Hat Yai Chivasuk Public Health Center diharapkan mampu memperluas perspektif mengenai pelayanan kesehatan lintas negara, meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan internasional, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pengembangan pelayanan kesehatan berbasis kearifan lokal di Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama internasional Universitas Islam Malang dengan institusi kesehatan di Thailand dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pertukaran ilmu pengetahuan yang berkelanjutan. (*)
Apa Reaksi Anda?