Mudik Lebaran 2026, Tol Bocimi Seksi 3 Beroperasi Fungsional Tanpa Tarif

Pengoperasian jalur ini menjadi strategi utama untuk memecah kepadatan lalu lintas dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur panjang tersebut.

Maret 11, 2026 - 10:00
Mudik Lebaran 2026, Tol Bocimi Seksi 3 Beroperasi Fungsional Tanpa Tarif

CIANJUR Menjelang momentum arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 kabar baik datang bagi para pengendara yang berencana melintasi wilayah Jawa Barat. 

Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol bersama pihak pengelola telah menyiapkan pengoperasian jalur fungsional pada Jalan Tol Ciawi ke arah Sukabumi, atau Tol Bocimi, khususnya pada sebagian wilayah Seksi 3. 

Pengoperasian jalur ini menjadi strategi utama untuk memecah kepadatan lalu lintas dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur panjang tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun TIMES Indonesia melansir informasi dari akun resmi Instagram @pupr_bpjt, jalur yang akan dibuka secara fungsional ini membentang sepanjang kurang lebih 5 kilometer. 

Ruas tersebut mencakup wilayah Cibadak hingga Karangtengah yang akan dioperasikan secara situasional sesuai dengan instruksi serta diskresi dari pihak kepolisian di lapangan. 

Pengendara yang melintas di jalur fungsional ini tidak akan dipungut biaya alias gratis sebagai bentuk dukungan pelayanan bagi para pemudik tahun ini.

Pihak otoritas menjelaskan bahwa akses ini diberikan secara khusus bagi kendaraan Golongan I non-bus seperti mobil pribadi jenis sedan jip dan minibus.

Sistem lalu lintas yang diterapkan adalah satu jalur dengan arah yang menyesuaikan kondisi kepadatan kendaraan. 

Pengelola jalan tol menyatakan bahwa kesiapan perangkat transaksi pada gerbang tol sementara serta rambu-rambu pengamanan telah dipastikan berfungsi dengan baik demi menjamin keselamatan para pengguna jalan saat melintasi jalur yang masih dalam tahap konstruksi akhir ini.

Bagi masyarakat yang datang dari arah Ciawi atau Cigombong jalur masuk fungsional dapat diakses melalui gerbang tol sementara pada kilometer 73 plus 150. 

Nantinya pengguna jalan akan diarahkan untuk keluar melalui jembatan layang atau Overpass Karangtengah di kilometer 78 plus 200 yang langsung terhubung ke Simpang 3 Jalan Nasional Karangtengah. 

Selain itu tersedia pula alternatif akses keluar melalui Jalan Dermaga di kilometer 74 plus 550 bagi pengendara yang ingin menuju arah pasar atau pemukiman warga di sekitar lokasi tersebut.

Meski tidak dikenakan tarif para pengguna jalan tetap diingatkan untuk menyiapkan kartu uang elektronik guna keperluan tapping di gerbang masuk. 

Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kewaspadaan mematuhi batas kecepatan yang ditentukan dan mengikuti petunjuk dari petugas yang berjaga di sepanjang jalur fungsional. 

"Dengan adanya pembukaan ruas ini diharapkan waktu tempuh menuju Sukabumi menjadi lebih efisien dan potensi kemacetan di titik-titik rawan dapat diminimalisir secara optimal," imbuh nya.  (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow