Misteri Mayat di Hutan Majalengka Terungkap, Ternyata Lansia 81 Tahun yang Hilang
Misteri mayat di hutan Gunung Pasir Maja terungkap. Korban lansia bernama Tarmidi (81), dilaporkan hilang, diduga tersesat lalu meninggal akibat kelelahan dan kekurangan makan.
MAJALENGKA Misteri penemuan sesosok mayat yang menggegerkan warga di kawasan hutan Gunung Pasir Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, akhirnya menemukan titik terang.
Setelah melalui proses identifikasi oleh pihak kepolisian, jenazah tersebut dipastikan merupakan seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi membenarkan atas peristiwa tersebut. Korban diketahui bernama Tarmidi (81), seorang buruh harian lepas asal Desa Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.
Ia dilaporkan menghilang sejak awal Februari 2026 sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area hutan Gunung Pasir Maja. Penemuan mayat tersebut bermula pada Selasa (3/3/2026) pagi.
Seorang warga mencurigai bau menyengat yang berasal dari kawasan hutan di Blok Cikalapa, Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan Majalengka.
Setelah ditelusuri bersama warga lainnya, sumber bau itu ternyata berasal dari sesosok jasad yang sudah dalam kondisi membusuk dan tergeletak di tengah hutan.
Laporan warga langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Polsek Majalengka Kota bersama tim Inafis Satreskrim Polres Majalengka dan petugas kesehatan dari Puskesmas Munjul segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses evakuasi.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Majalengka guna pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi jasad sudah mengalami kerusakan berat akibat proses pembusukan.
Sebagian jaringan tubuh dilaporkan hilang, bahkan terdapat bekas luka tidak beraturan yang diduga akibat gigitan hewan liar di kawasan hutan tersebut. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal lebih dari delapan hari sebelum ditemukan.
Identitas korban akhirnya terungkap setelah keluarga datang ke rumah sakit dan mengenali ciri-ciri pakaian yang masih melekat pada jasad, yakni kaos kampanye dan peci yang biasa dikenakan korban.
"Keluarga memastikan bahwa jasad tersebut adalah Tarmidi, lansia yang diketahui mengalami pikun dan sering meninggalkan rumah tanpa arah," ujarnya, Sabtu (7/3/2026)
Diduga, korban tersesat di kawasan hutan dan meninggal dunia akibat kelelahan serta kekurangan makanan setelah berhari-hari berada di lokasi tersebut tanpa bantuan.
Setelah proses identifikasi selesai, pihak kepolisian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di wilayah Cibatu, Kelurahan Munjul, Kabupaten Majalengka.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia, terutama yang memiliki gangguan ingatan, agar tidak mengalami kejadian serupa.(*)
Apa Reaksi Anda?