Misa Jumat Pertama di UKWK Malang, RD Agustinus Devit Ajak Mahasiswa Refleksi dan Bertobat
RD Agustinus Devit Setiawan memimpin Misa Jumat Pertama di Universitas Katolik Widya Karya Malang dan mengajak mahasiswa memaknai masa Prapaskah sebagai momentum refleksi serta pertobatan.
MALANG Misa Jumat Pertama bulan Maret 2026 di kampus Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang dipimpin oleh RD Agustinus Devit Setiawan, Jumat (6/3/2026), di Aula St. Thomas Aquinas.
Dalam homilinya, Romo Devit yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Malang mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan masa Prapaskah sebagai momentum refleksi dan pertobatan. Menurutnya, pertobatan harus diawali dengan kesadaran diri dalam membangun relasi dengan sesama.
“Apakah aku sudah hadir sebagai saudara bagi sesamaku, atau justru menjadi sumber jarak di antara sesama?” ujar Romo Devit.
Ia menekankan bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Karena itu, setiap orang diajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka berada, baik di lingkungan tempat tinggal, paroki, maupun kampus.
“Kita harus setia menjadi penggarap kebun anggur di tempat kita masing-masing. Pertobatan bukan hanya soal doa dan puasa, tetapi juga harus diwujudkan dalam perubahan arah hidup,” katanya.
Romo Devit juga mengajak umat untuk lebih aktif dalam kehidupan lingkungan dan komunitas. Ia mendorong mereka yang belum terlibat dalam kegiatan lingkungan untuk mulai berpartisipasi secara aktif.
Dalam refleksinya, Romo Devit menyinggung kisah Yusuf yang dijual oleh saudara-saudaranya tetapi akhirnya menjadi berkat bagi banyak orang. Ia juga mengingatkan perumpamaan Yesus tentang batu yang dibuang oleh tukang bangunan, namun kemudian menjadi batu penjuru.
Melalui kisah tersebut, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen diajak untuk menjadi pembawa berkat di tengah derasnya arus informasi saat ini.
“Jangan sampai hidup kita dikendalikan oleh algoritma. Kitalah yang harus mengendalikan algoritma,” tegasnya.
Misa berlangsung khidmat dan tertib. Liturgi musik dalam perayaan tersebut diiringi oleh St. Thomas Aquinas Choir yang dibina oleh Oki. (*)
Apa Reaksi Anda?