Melalui JNBA, KPK RI Bangun Kolaborasi Antikorupsi dengan Pemkab Sumba Timur
Program JNBA ini merupakan tindak lanjut atas penawaran KPK RI kepada Pemkab Sumba Timur untuk berkolaborasi dalam strategi pendidikan antikorupsi.
SUMBA TIMUR - Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK RI) membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur (Pemkab Sumba Timur) melalui Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA).
Kepala Satuan Tugas Kampanye KPK RI Medio Venda Rabu (8/4/2026) mengatakan, program JNBA ini merupakan tindak lanjut penawaran KPK RI kepada Pemkab Sumba Timur untuk berkolaborasi dalam strategi pendidikan antikorupsi.
“Ini adalah program bagian dari strategi pendidikan KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi,”katanya.
Menurutnya, pemberatasan korupsi di KPK itu sendiri punya tiga strategi utama yakni, pendidikan, pencegahan dan penindakan.
Ia menyatakan, program ini lebih mendekatkan pada pendidikan dengan tujuan menghadirkan KPK pada masyarakat - agar masyarakat lebih punya gambaran, bayangan dan juga peningkatan kesadaran (awareness) terhadap praktik-praktik petty corruption di Indonesia.
“Jadi kita ingin adanya perubahan paradigma berpikir dari masyarakat untuk berani menolak dalam bentuk petty corruption atau korupsi-korupsi skala kecil ada di sekeliling mereka,” papar Vendo.
Selain itu, KPK RI juga berupaya menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mengahadirkan pelayanan publik sehingga nanti masyarakat punya pengalaman terhadap pelayanan publik yang bersih, transparan dan melayani di daerahnya.
Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani menyambut baik rencana pelaksanaan program JNBA yang akan dilaksanakan pada 7-13 September 2026 mendatang di Kabupaten Sumba Timur.
Ia juga menegaskan, program JNBA KPK RI ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dengan Pemkab Sumba Timur untuk menyiapkan seluruh perangkat daerah dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari upaya membangun budaya antikorupasi di daerah.
Program JNBA bertujuan menghadirkan KPK di tengah-tengah masyarakat sebagai media interaksi, kolaborasi serta edukasi.
Bersama Pemkab Sumba Timur program ini juga akan menghadirkan pameran pelayanan publik yang bersih, transparan dan melayani. (*)
Apa Reaksi Anda?