Mas Farud Jadi Presiden PSID Jombang, Semangat Baru Majukan Sepak Bola
Bagi dunia olahraga Jombang, nama Achmad Fachruddin bukan sosok asing. Selain dikenal sebagai anggota DPRD Jombang, ia juga menjabat Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Jombang (AFKAB) periode 2025–2030.
JOMBANG - Malam itu, Jumat (15/5/2026) di GOR Merdeka Jombang terasa berbeda. Dentuman musik, nyanyian suporter, dan kibaran atribut kebanggaan memenuhi arena. Di tengah riuh suara penonton, satu pesan besar digaungkan bersama: PSID Jombang belum mati.
Melalui gelaran bertajuk “Utarakan Cinta Fest”, komunitas suporter Jomber Curva Nord mencoba meniupkan kembali semangat baru bagi klub sepak bola kebanggaan masyarakat Jombang, PSID Jombang. Bukan sekadar konser musik, acara itu menjadi simbol kebangkitan harapan bagi sepak bola Kota Santri.
Bekerja sama dengan Sukahati Creative, Jomber Curva Nord menghadirkan panggung musik yang dipenuhi energi. Band-band lokal yang tengah naik daun seperti Over Distortion hingga grup Celtic punk nasional The Clove and The Tobacco tampil membakar suasana malam itu.
Manajemen baru PSID Jombang saat menyapa para suporter setia di Gor Merdeka Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Namun di balik gegap gempita musik dan sorak penonton, ada misi yang jauh lebih besar. Jomber Curva Nord ingin menunjukkan bahwa kecintaan terhadap PSID Jombang masih hidup dan terus menyala di hati para suporternya.
Ketua pelaksana acara, Affan Haqqi, menegaskan bahwa “Utarakan Cinta Fest” bukan hanya panggung hiburan semata. Event tersebut menjadi momentum memperkenalkan wajah baru manajemen PSID Jombang kepada publik.
Dalam kesempatan itu, nama Achmad Fachruddin atau yang akrab disapa Mas Farud resmi diperkenalkan sebagai Presiden baru PSID Jombang.
“Ini bukan sekadar konser musik. Kami ingin membakar kembali gairah sepak bola di Kota Santri sekaligus memperkenalkan manajemen baru PSID Jombang,” ujar Affan saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).
Momen pengenalan Presiden baru PSID Jombang disambut sorak dan tepuk tangan para suporter yang memadati lokasi acara di Gor Merdeka Jombang. Bagi mereka, kehadiran sosok baru di tubuh manajemen menjadi harapan akan lahirnya era baru bagi Laskar Kebo Kicak.
Tak hanya menghadirkan hiburan, Jomber Curva Nord juga mengajak publik mengenang sejarah panjang PSID Jombang. Melalui narasi visual dan orasi di atas panggung, para suporter diajak menelusuri perjalanan klub yang berdiri sejak tahun 1953 itu.
Nama besar PSID Jombang, yang dulu pernah menjadi kebanggaan masyarakat Jombang, kembali dihidupkan dalam ingatan generasi muda yang malam itu hadir dengan penuh antusias.
“Melalui acara ini kami ingin memastikan api cinta terhadap PSID tetap menyala abadi,” kata Alrizqy dari Jomber Curva Nord.
Di tengah suasana penuh semangat itu, Presiden PSID Jombang yang baru, Achmad Fachruddin, naik ke atas panggung dan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh suporter.
Menurutnya, dukungan dari Jomber Curva Nord dan masyarakat Jombang menjadi energi penting untuk membangun kembali kejayaan PSID Jombang di masa depan.
“Terima kasih untuk seluruh suporter yang terus menjaga semangat dan cinta terhadap PSID. Dengan kebersamaan ini, kami ingin membangkitkan kembali nyawa sepak bola kebanggaan masyarakat Jombang,” ucap Fachruddin.
Bagi dunia olahraga Jombang, nama Achmad Fachruddin bukan sosok asing. Selain dikenal sebagai anggota DPRD Jombang, ia juga menjabat Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Jombang (AFKAB) periode 2025–2030.
Kini, bersama dukungan para suporter yang tetap setia berdiri di belakang klub, harapan baru mulai tumbuh. Di bawah sorotan lampu konser dan nyanyian tribun malam itu, PSID Jombang seperti kembali menemukan napasnya. Dan bagi Jomber Curva Nord, sepak bola bukan sekadar pertandingan di lapangan. Ia adalah identitas, kebanggaan, dan cinta yang terus diperjuangkan. (*)
Apa Reaksi Anda?