Mahasiswa UNIPMA Terlibat Pencegahan Stunting di Puskesmas Kassi Kassi Makassar

Mahasiswa UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun),  Aprilia Putri Retno Siwi yang sedang mengikuti salah satu program MBKM

Januari 25, 2024 - 13:30
Mahasiswa UNIPMA Terlibat Pencegahan Stunting di Puskesmas Kassi Kassi Makassar

TIMESINDONESIA, MAKASSAR – Mahasiswa UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun),  Aprilia Putri Retno Siwi yang sedang mengikuti salah satu program MBKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia yakni PMM (Pertukaran Mahasiswa Merdeka) di Universitas Negeri Makassar (UNM), yakni program yang bisa menyatukan mahasiswa dari Sabang sampai Merauke untuk terus belajar dan menambah pengalaman baru tak terlupakan.

Dalam program ini, terdapat mata kuliah spesial yang memiliki SKS besar yakni Modul Nusantara. Karena, di dalam mata kuliah ini diajak berkelana dan menamabah wawasan di lingkungan baru tentunya. Modul nusantara dibagi atas empat elemen penting yang wajib diikuti yaitu kegiatan inspirasi, refleksi, kebhinekaan, dan kontibusi sosial.

Kontribusi sosial ini merupakan kegiatan yang pertemuannya hanya satu kali namun kegiatan tersebut terjun langsung didalam masyarakat. Aprilia, mahasiswa Unipma Madiun menceritakan pengalaman berkontribusi sosial bersama mahasiswa PMM lainnya yang didampingi langsung oleh DPL dan mentor dari PMM untuk melakukan hibauan mengenai stunting di masyarakat.

pencegahan-stunting.jpg

Stunting sendiri adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Permasalahan inilah yang menjadi problematik didalam keluarga dan menjadi overthinking tersendiri bagi para ibu diluar sana. Himbauan Pencegahan Stunting ini juga didukung dengan kegiatan membagikan sembako untuk ibu dan anak di Puskesmas Kassi Kassi Makassar pada Sabtu (25/11/2023).

Dalam kegiatan ini, mahasiswa PMM saling bekerja sama dalam mengatur lancarnya kegiatan. Aprilia dipercaya untuk membagikan sembako bersama rekan lainnya. Materi mengenai Stunting ini pun dikemas sedemikian rupa agar mampu memahamkan ibu-ibu mengenai pentingnya stunting. Ibu-ibu sangat tertarik ketika membahas mengenai materi stunting tersebut dan saling sharing mengenai perkembangan dari anak-anak mereka. Pada kegitan ini juga disertai hiburan kecil agar anak tidak bosan dan mampu bersosialisasi dengan mahasiswa PMM.

membagikan-sembako.jpg

Setelah kegiatan selesai, mahasiswa PMM beserta DPL dan mentor melakukan sesi foto, berjabat tangan, dan bagi-bagi sembako guna mendukung adanya kegiatan pencegahan stunting tersebut.

“Kegiatan kontribusi sosial ini memberikan pengalaman baru serta wawasan baru bagi saya dan mahasiswa PMM lainnya karena ternyata pencegahan stunting ini merupakan kasus ketimpangan sosial dan ekonomi yang kerap terjadi dimasyarakat dan harus segera diatasi agar mampu menciptakan generasi muda menjadi lebih maju lagi,” ungkap Aprilia, mahasiswa Unipma Madiun. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow