Longsor di Kaligedang Ijen Bondowoso Tutup Akses Antar Dusun
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Ijen memicu terjadinya tanah longsor di Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.
BONDOWOSO Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Ijen memicu terjadinya tanah longsor di Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.
Material longsoran menutup badan jalan yang menghubungkan Dusun Kaligedang dan Dusun Lerpenang.
Kepala Desa Kaligedang, Sukarto, menjelaskan hujan deras telah mengguyur wilayahnya sejak Minggu (22/2/2026) malam hingga sekitar pukul 24.00 WIB. Longsor baru diketahui warga pada pagi hari saat mereka hendak berangkat ke ladang.
“Curah hujan cukup deras tadi malam sampai sekitar tengah malam. Paginya warga melihat sudah terjadi longsor,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tebing setinggi kurang lebih 20 meter dengan lebar dan panjang sekitar 7 meter ambrol dan menutup akses utama antar dusun.
Sejumlah pohon ikut tumbang dan memperparah kondisi jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sempat tidak bisa melintas.
Warga setempat kemudian berinisiatif melakukan kerja bakti membersihkan material longsoran. Pohon-pohon yang tumbang dipotong menggunakan gergaji mesin (senso) agar akses darurat bisa dibuka, setidaknya untuk kendaraan roda dua.
“Sebagian pohon sudah dipotong supaya sepeda motor bisa lewat,” tambah Sukarto.
Camat Ijen, Wisnu Hartono membenarkan adanya gotong royong warga dalam menangani longsor tersebut.
Ia menyebut jalur tersebut memang menjadi akses utama kendaraan roda empat, meskipun untuk sepeda motor masih tersedia jalur alternatif.
“Informasi dari kepala desa, warga sudah bergerak bersama membersihkan material longsor,” katanya. (*)
Apa Reaksi Anda?