Lebaran 2026 di Pacitan Lancar, Sopir Truk dan Pemudik Kompak Puji Pengamanan
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar memastikan jalur mudik di wilayah Pacitan aman terkendali.
PACITAN Arus lalu lintas di Kabupaten Pacitan selama Lebaran 2026 terpantau lancar. Pengaturan yang dilakukan petugas di lapangan menuai respons positif. Sopir truk hingga pemudik sama-sama merasakan perjalanan yang lebih tertib, tanpa penumpukan berarti.
Kondisi itu dirasakan langsung Ahmad Romli, 38, sopir ekspedisi rute Jawa–Sumatera. Ia menyebut laju kendaraan di jalur masuk Pacitan relatif stabil. “Nggak ada macet yang bikin berhenti lama. Diatur petugas, jadi tetap jalan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, kehadiran petugas lapangan cukup membantu di tengah meningkatnya volume kendaraan.
Pengalaman serupa datang dari Kariyadi, 56, pemudik asal Jakarta Timur. Ia mengaku terbantu dengan keberadaan pos pengamanan di sejumlah titik.
Bukan sekadar tempat singgah, pos tersebut juga jadi rujukan informasi jalur yang aman dilalui.
“Kalau perjalanan jauh, info di lapangan seperti itu penting. Jadi nggak asal ambil jalur,” katanya.
Ia berharap pola pengamanan seperti ini bisa dipertahankan pada musim mudik berikutnya.
Di balik kelancaran itu, ada petugas yang memang sudah bergerak lebih awal.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar turun langsung mengecek kesiapan pos pengamanan dan pelayanan menjelang Idulfitri 1447 H, Rabu (18/3/2026). Ia didampingi Bhayangkari dan pejabat utama (PJU) Polres.
Pengecekan dilakukan di pos pelayanan depan Gedung Gasibu serta sejumlah titik strategis lain, termasuk Terminal Pacitan. Dalam kunjungan itu, Kapolres juga menyerahkan bingkisan lebaran kepada petugas sebagai bentuk dukungan moril.
Total ada lima pos yang dipantau. Rinciannya satu pos pelayanan dan empat pos pengamanan yang tersebar di wilayah Punung, Tegalombo, kawasan terminal, hingga jalur wisata Pantai Soge.
Ayub menjelaskan, pengamanan sebenarnya sudah ditingkatkan sejak sepekan terakhir. Sejumlah operasi pendukung turut digelar, mulai dari operasi keselamatan lalu lintas hingga operasi penyakit masyarakat (pekat).
“Operasi Ketupat ini intinya bagaimana lalu lintas tetap lancar, pemudik nyaman, dan kriminalitas bisa ditekan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga agar tetap waspada saat meninggalkan rumah untuk mudik. Keamanan lingkungan, menurutnya, tetap jadi hal yang tidak boleh diabaikan.
“Kalau bisa rumah dititipkan ke tetangga. Kendaraan juga bisa dititipkan ke polsek terdekat, baik roda dua maupun roda empat,” imbaunya. (*)
Apa Reaksi Anda?