LAZISNU Bojonegoro Luncurkan Website Zakat

NU CARE-LAZISNU Bojonegoro meluncurkan website zakat untuk memperkuat transparansi dan digitalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan target penghimpunan Rp2 miliar pada 2026.

Maret 12, 2026 - 20:00
LAZISNU Bojonegoro Luncurkan Website Zakat

BOJONEGORO NU CARE-LAZISNU Bojonegoro resmi meluncurkan website pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari upaya digitalisasi sekaligus meningkatkan transparansi kepada masyarakat. Peluncuran tersebut digelar bersamaan dengan kegiatan santunan anak yatim, Kamis (12/3/2026) sore.

Acara ini dihadiri jajaran pengurus harian PCNU Bojonegoro, badan otonom dan lembaga NU, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Asisten Setda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, para donatur, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua LAZISNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, mengatakan peluncuran website menjadi langkah strategis untuk memperluas gerakan zakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi dan menyalurkan donasi.

“Website LAZISNU Bojonegoro ini diharapkan memudahkan masyarakat, baik para donatur atau aghniya maupun masyarakat umum, untuk melihat aktivitas dan program yang kami jalankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam pengelolaan dana umat. Dengan sistem digital tersebut, LAZISNU Bojonegoro menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp2 miliar pada 2026.

Target tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan program pemberdayaan umat, khususnya bagi warga Nahdliyin di Bojonegoro.

Apresiasi atas langkah tersebut disampaikan Wakil Ketua PCNU Bojonegoro, Saifuddin Idris. Menurutnya, peluncuran website menunjukkan keseriusan LAZISNU Bojonegoro dalam menjawab tantangan era digital.

“Kami optimistis dengan profesionalitas pengelolaannya. Kehadiran website ini akan memperkuat publikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyatakan dukungannya terhadap langkah digitalisasi yang dilakukan LAZISNU Bojonegoro. Ia menilai transparansi dan akuntabilitas akan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial keagamaan menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian masyarakat.

“Semua ini untuk mendukung Bojonegoro yang mandiri serta mewujudkan masyarakat yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow