Langkah Polres Cianjur Rangkul Pekerja Jalanan demi Mewujudkan Keamanan Lalu Lintas
Langkah Polres Cianjur Rangkul Pekerja Jalanan demi Mewujudkan Keamanan Lalu Lintas
CIANJUR - Polres Cianjur memanfaatkan momentum sakral Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah untuk mempererat kedekatan dengan kelompok pekerja transportasi melalui sebuah forum silaturahmi yang digelar di kawasan Bundaran Tugu Lampu Gentur, Kabupaten Cianjur, Jumat (29/5/2026).
Agenda sosial yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut sengaja diselenggarakan sebagai ruang komunikasi dua arah guna menyerap berbagai masukan, hambatan, sekaligus harapan dari para elemen pengguna jalan yang menggantungkan kehidupan sehari-hari di jalur lalu lintas wilayah Cianjur.
Pertemuan interaktif ini diikuti oleh ratusan perwakilan dari Ojek Kamtibmas yang mencakup pengemudi ojek daring seperti Grab dan Gojek, anggota Paguyuban Motor Ojek Cianjur (PMOC), kru armada derek atau towing, serta sejumlah aliansi komunitas jalanan setempat.
Kehadiran para operator transportasi tersebut menjadi representasi dari komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di ruang publik.
Kepala Kepolisian Resor Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, dalam keterangannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi serta kontribusi konkret dari para pencari nafkah jalanan yang berperan vital menyokong aktivitas roda perekonomian dan mobilitas warga.
Dalam momentum ini dia menegaskan bahwa keberadaan para pengendara ini memegang peran strategis dalam rantai kehidupan sosial masyarakat daerah.
"Para pengemudi ojol dan anggota PMOC adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar kita di Cianjur. Setiap hari kalian berjuang di jalanan, menghadapi berbagai tantangan demi mencari nafkah sekaligus melayani masyarakat. Di momen suci Idul Adha yang penuh makna pengorbanan dan persaudaraan ini, kita berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi, saling menguatkan, dan bekerja sama demi keamanan serta kenyamanan bersama," ujar Kapolres.
Sebelum prosesi tatap muka utama berlangsung, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur terlebih dahulu melaksanakan program Polantas Menyapa melalui skema dialog langsung mendalam untuk mengedukasi para pengemudi terkait kepatuhan terhadap regulasi berkendara.
Upaya preemtif dan preventif ini dirancang agar kesadaran akan keselamatan berkendara dapat tumbuh secara organik di kalangan pekerja sektor transportasi informal tersebut.
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengutarakan harapan besarnya agar jalinan sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dengan para pelaku transportasi jalanan dapat semakin kokoh ke depan.
Ia turut mengimbau para peserta agar konsisten mematuhi instrumen hukum lalu lintas demi menjamin keselamatan personal maupun pengguna jalan lainnya, sekaligus bertindak proaktif membantu polisi dalam melaporkan dinamika situasi di lapangan.
"Kami sangat terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Kami berharap kita bisa terus bersinergi, saling mengingat, dan menjaga lingkungan lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan," tambahnya.
Dalam sesi serap aspirasi tersebut, perwakilan pengemudi ojek online serta PMOC mengutarakan keresahan kolektif mereka mengenai maraknya pengoperasian kendaraan berknalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis baku karena memicu kebisingan di ruang publik.
Selain itu, forum juga membahas resolusi konflik terkait zona merah operasional yang kini diklaim telah mengalami perbaikan kondisi secara signifikan berkat adanya kesepahaman antarkomunitas.
Respons positif pun mengalir dari para pelaku transportasi yang hadir di lokasi, di mana salah satu delegasi pengendara menyatakan rasa antusiasmenya atas inisiatif dialogis yang membuka akses komunikasi langsung dengan jajaran pimpinan kepolisian wilayah.
Momentum kebersamaan ini diakhiri dengan penyerahan paket santunan sosial serta ramah tamah bersama yang mempertegas fungsi kepolisian sebagai pengayom masyarakat.(*)
Apa Reaksi Anda?