Kupon Buka Puasa Jadi Motor Perputaran Ekonomi di Bazar Ramadan Masjid Raden Patah UB
Masjid Raden Patah UB menggelar Bazar Kampoeng Ramadhan 23 Februari–4 Maret 2026 dengan sistem kupon buka puasa Rp17.000 bagi jamaah kajian, mendorong perputaran ekonomi UMKM kampus.
MALANG Masjid Raden Patah (MRP) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Bazar Kampoeng Ramadhan mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2026 di area selatan masjid. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Ramadan Journey MRP UB yang mengintegrasikan bazar UMKM dengan program buka bersama melalui sistem kupon bagi jamaah kajian.
Dalam mekanisme tersebut, jamaah yang mengikuti kajian di MRP UB memperoleh kupon berbuka dengan nominal maksimal Rp17.000. Kupon itu dapat ditukarkan langsung di tenant bazar untuk satu porsi makanan dan minuman.
Panitia Bazar Kampoeng Ramadhan, Tata, menjelaskan bahwa masjid tidak lagi menyiapkan menu berbuka.
“Masjid tidak menyiapkan makanan. Jamaah memilih sendiri di bazar menggunakan kupon,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, setiap tenant memperoleh jatah sekitar 38 hingga 39 kupon per hari. Jumlah tersebut dapat berubah menyesuaikan ketersediaan kupon dari kegiatan kajian.
Suasana Bazar Kampoeng Ramadhan di area selatan Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya, Selasa (24/2/2026). Jamaah dan mahasiswa menukarkan kupon buka bersama di tenant UMKM yang berpartisipasi. (FOTO: Evangeline Nasywa Khayyirah/TIMES Indonesia)
Dengan nominal maksimal Rp17.000 per kupon, sistem ini membuka peluang perputaran ekonomi bagi pelaku usaha yang terlibat.
Seleksi tenant pun dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta harga yang ramah bagi mahasiswa. “Semua pendaftar kami seleksi sesuai kebutuhan dan harganya, terutama yang sesuai kantong pelajar,” jelas Tata.
Sebagian besar UMKM yang berpartisipasi berasal dari kantin internal Masjid Raden Patah UB, meski terdapat pula pelaku usaha dari luar kampus.
Salah satu penjual, Qodar, yang sehari-hari berjualan di Kantin Raden Patah UB, mengaku turut serta dalam bazar setelah ditawari oleh pihak masjid.
Selain mendorong perputaran ekonomi UMKM, bazar ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan keagamaan di MRP UB.
“Harapannya semoga teman-teman bisa tertarik mengikuti kajian di MRP supaya bisa mendapatkan kuponnya,” kata Tata. (*)
Apa Reaksi Anda?