Konflik Timur Tengah, Tiga Jemaah Umrah Kota Batu Tertahan dan 12 Keberangkatan Ditunda

Selain membuat sejumlah jemaah tertahan di luar negeri, situasi tersebut juga memaksa penundaan keberangkatan calon jemaah berikutnya.

Maret 8, 2026 - 21:30
Konflik Timur Tengah, Tiga Jemaah Umrah Kota Batu Tertahan dan 12 Keberangkatan Ditunda

BATU Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada perjalanan ibadah umrah, termasuk warga Kota Batu.

Selain membuat sejumlah jemaah tertahan di luar negeri, situasi tersebut juga memaksa penundaan keberangkatan calon jemaah berikutnya.

Tercatat sebanyak 12 calon jemaah umrah asal Kota Batu yang sedianya berangkat pada 5 Maret 2026 harus menunda perjalanan mereka. Penundaan dilakukan karena kondisi transportasi udara menuju kawasan Timur Tengah yang belum sepenuhnya stabil.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batu, Basuki Rahmat, mengatakan keputusan menunda keberangkatan diambil oleh pihak biro perjalanan yang memantau perkembangan situasi di wilayah tujuan.

"Ada 12 jemaah yang memiliki program umrah Lailatul Qadar. Awalnya dijadwalkan berangkat minggu ini, tetapi pihak travel memilih menunda dulu keberangkatannya melihat kondisi yang ada," ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Di sisi lain, hingga sekarang masih terdapat tiga jemaah asal Kota Batu yang belum dapat kembali ke Indonesia. Mereka masih berada di Timur Tengah karena kendala jadwal penerbangan. Sebelumnya ada lima jamaah yang tertahan.

Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi para jemaah tersebut aman dan tetap dalam pengawasan pihak penyelenggara perjalanan.

"Totalnya sebenarnya ada sekitar lima jemaah yang sempat tertahan. Dua orang sudah berhasil pulang, sehingga saat ini tinggal tiga orang yang masih di sana. Kondisinya aman semuanya," bebernya.

Menurutnya, keterbatasan tiket pesawat menjadi penyebab utama tertundanya kepulangan jemaah tersebut. Namun pihak travel kini telah mendapatkan jadwal penerbangan sehingga kepulangan mereka diperkirakan tidak akan lama lagi.

"Memang sempat kesulitan mendapatkan tiket untuk pulang. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah ada jadwal penerbangan dan insyaallah mereka segera kembali ke Indonesia," bebernya.

Sementara itu, sebagian besar jemaah umrah asal Kota Batu telah berhasil kembali ke tanah air dengan selamat.

Data mencatat, sebanyak 21 jemaah dari dua biro perjalanan tiba di Indonesia pada Kamis malam (5/3/2026). Kemudian disusul 23 jemaah lainnya yang mendarat pada Jumat (6/3/2026) siap.

"Alhamdulillah mayoritas jemaah sudah kembali dengan selamat. Termasuk Kepala Kemenag Kota Batu yang juga berangkat umrah sudah tiba di tanah air dan saat ini berada di Bojonegoro," tutupnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow