Kipas Angin Korsleting, Rumah Warga Kujangsari Kota Banjar Nyaris Ludes Terbakar

Diduga kuat api berasal dari sebuah kipas angin gantung yang mengalami korsleting. Kipas tersebut jatuh dalam kondisi terbakar dan menimpa kasur di bawahnya.

April 29, 2026 - 16:32
Kipas Angin Korsleting, Rumah Warga Kujangsari Kota Banjar Nyaris Ludes Terbakar

BANJAR - Kepanikan melanda warga Dusun Sindang Mulya, Desa Kujangsari, Kota Banjar pada Rabu (29/4/2026) siang.

Rumah milik warga bernama Sarmi (55) nyaris ludes dilahap si jago merah akibat korsleting listrik pada kipas angin saat rumah dalam keadaan kosong.

​Kronologi Kejadian

​Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, Sarmi sedang meninggalkan rumahnya di RT 03 RW 09 untuk mengantar cucunya membeli camilan ke minimarket terdekat.

​"Awalnya saya tidak tahu. Saya keluar karena cucu minta jajan ke Alfamart. Pintu saya tutup, pas balik sudah kejadian," ujar Sarmi dengan nada masih sedikit trauma.

​Diduga kuat api berasal dari sebuah kipas angin gantung yang mengalami arus pendek (korsleting). Kipas tersebut jatuh dalam kondisi terbakar dan menimpa kasur di bawahnya.

​Aksi Cepat Warga dan Relawan

​Beruntung, kepulan asap tebal segera diketahui oleh anak-anak di sekitar lokasi yang langsung berteriak meminta tolong.

Warga setempat, termasuk anggota organisasi radio (RAPI dan ORARI), langsung bergerak cepat melakukan pemadaman secara mandiri.

Saring, seorang warga sekaligus relawan RAPI yang berada di lokasi, menjelaskan bahwa pintu rumah yang tidak terkunci mempermudah proses evakuasi dan pemadaman.

​"Awalnya anak-anak teriak 'Tolong, asap, asap!' Warga langsung berkerumun dan masuk. Alhamdulillah pintu tidak terkunci. Air dari saluran irigasi kebetulan lagi penuh, jadi pemadaman lancar," kata Saring.

​Kerugian Material

​Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sejumlah barang di dalam kamar hangus terbakar, di antaranya:

• ​Kipas angin blower (sumber api).
• ​Kasur dan seprai.
• ​Tikar, bantal, dan guling.
• ​Kerusakan plafon/ruangan akibat kepulan asap.

Berkat kesigapan warga yang memanfaatkan air dari saluran irigasi di dekat lokasi, api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke seluruh bangunan rumah.

Saat ini, kondisi di lokasi sudah dinyatakan aman, namun pemilik rumah dihimbau untuk lebih waspada terhadap penggunaan perangkat elektronik saat meninggalkan rumah. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow