Khutbah Ketum Muhammadiyah: Umat Islam Harus Maju di Segala Bidang dan Tak Boleh Tertinggal
Ketum PP Muhammadiyah mengajak masyarakat Indonesia semakin menjadi pribadi yang berkualitas setelah mengerjakan puasa di Bulan Suci Ramadan.
YOGYAKARTA Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menjadi khutbah Idulfitri 1447 H di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Jumat (20/3/2025).
Dalam momen tersebut, Haedar mengajak masyarakat Indonesia semakin menjadi pribadi yang berkualitas setelah mengerjakan puasa di Bulan Suci Ramadan.
"Usai puasa dan idulfitri mari kita bangun kehidupan bersama dan lingkungan yang lebih baik berbasis ketaqwaan," katanya.
Ia mendorong agar masyarakat terus kedepankan kehidupan yang harmoni, damai, saling menghormati, toleransi, dan kebersamaan.
"Hindari hal-hal yang menimbulkan perseteruan, perpecahan, permusuhan, dan konflik yang membuat kehidupan jauh dari rahmat Allah," jelasnya.
Haedar juga mengajak pada masyarakat Tanah Air untuk menjadikan media sosial sebagai wahana silaturahmi untuk kebaikan dan ketaqwaan, jangan menjadi alat untuk keburukan, permusuhan, fitnah, dan dosa.
"Mari bangun kehidupan bersama yang lebih cerdas, sejahtera, adil, dan berkemajuan. Kita sebagai umat dan bangsa menghadapi tantangan dan masalah kehidupan yang samakin kompleks, baik dalam kehidupan keseharian maupun kehidupan berbangsa dan di ranah global," katanya.
Menurut Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini, sebagai penduduk terbesar, umat Islam harus maju di segala bidang kehidupan dan tidak boleh tertinggal. Tingkatkan etos atau spirit wirausaha, etos berilmu, dan etos berkemajuan.
"Majukan tingkat pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan peran kebangsaan, sehingga betul-betul mencerminkan umat yang unggul sebagai Khaira Ummah," ujarnya. (*)
Apa Reaksi Anda?