Kemenhaj Tunjuk Asrama Haji Cipondoh Jadi Pilot Project 'One Stop Service' Umrah

Kemenhaj menetapkan Asrama Haji Cipondoh sebagai pilot project One Stop Service umrah. Layanan ini mencakup imigrasi hingga tiket Garuda Indonesia dan bersifat opsional.

Maret 3, 2026 - 19:30
Kemenhaj Tunjuk Asrama Haji Cipondoh Jadi Pilot Project 'One Stop Service' Umrah

JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menetapkan Asrama Haji Banten di Cipondoh, Kota Tangerang, sebagai proyek percontohan (pilot project) pusat layanan terpadu atau one stop services bagi jemaah umrah.

Inovasi ini dirancang untuk menyederhanakan proses keberangkatan jemaah dalam satu pintu. Namun, pemerintah menegaskan bahwa fasilitas ini hadir sebagai pilihan, bukan sebuah keharusan.

Layanan Opsional, Bukan Kewajiban

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, meluruskan persepsi publik terkait penggunaan asrama haji bagi jemaah umrah. Ia menekankan bahwa skema ini bersifat sukarela.

“Sekali lagi, ini adalah opsi pelayanan, bukan mandatori. Jadi bukan pemerintah atau Kementerian Haji dan Umrah mewajibkan jemaah umrah masuk asrama. Itu tidak benar. Jemaah tetap bisa memilih layanan mereka,” tegas Dahnil di Tangerang, Selasa (3/3/2026).

Kolaborasi Lintas Instansi

Program One Stop Services ini merupakan hasil sinergi antara Kemenhaj, PT Garuda Indonesia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Dengan skema ini, jemaah umrah mandiri maupun yang dikoordinir oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) pengguna maskapai Garuda Indonesia dapat menikmati kemudahan proses birokrasi di satu lokasi.

Fasilitas yang tersedia di pusat layanan terpadu ini meliputi pemeriksaan dokumen keimigrasian, penerbitan tiket penerbangan, pelaksanaan manasik umrah, penyediaan akomodasi hotel domestik.

“Semua proses keberangkatan, mulai dari keimigrasian, tiket Garuda, manasik, sampai hotel domestik dipersiapkan di satu tempat, yaitu asrama haji,” ujar Wamenhaj.

Solusi untuk Padatnya Bandara Soetta

Setiap harinya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani sekitar 3.000 hingga 4.000 jamaah yang berangkat ke Tanah Suci. Mengingat tingginya angka tersebut, asrama haji dinilai menjadi solusi hunian sementara yang representatif sebelum terbang.

Dahnil menambahkan bahwa asrama haji menawarkan tarif yang ekonomis dengan fasilitas pendukung ibadah yang lengkap, termasuk mock-up Kabah dan lintasan sai untuk simulasi ibadah.

“Kalau mereka tidak mau menggunakan layanan one stop services, tidak masalah. Ini bukan kewajiban, tapi pilihan layanan untuk memudahkan jemaah umrah kita,” pungkasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow