Kecamatan Kertajati Majalengka Juarai Lomba Kreasi Takjil Lokal di Festival Ramadan FESyar

Kompetisi ini menjadi salah satu panggung bagi berbagai kecamatan di Majalengka untuk menampilkan inovasi kuliner berbuka puasa berbasis bahan lokal.

Maret 16, 2026 - 22:30
Kecamatan Kertajati Majalengka Juarai Lomba Kreasi Takjil Lokal di Festival Ramadan FESyar

MAJALENGKA Semangat Ramadan tidak hanya menghadirkan kehangatan kebersamaan, tetapi juga melahirkan kreativitas kuliner yang membanggakan.pada ajang Festival Ramadan (Festra) Road to FESyar di Kabupaten Majalengka.

Kecamatan Kertajati berhasil mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Lomba Kreasi Takjil Lokal kategori Low Budget, Khas, dan Halal.

Kompetisi tersebut menjadi salah satu panggung bagi berbagai kecamatan di Majalengka untuk menampilkan inovasi kuliner berbuka puasa berbasis bahan lokal.

Setiap peserta ditantang menciptakan takjil yang tidak hanya lezat, tetapi juga ekonomis, khas daerah, dan sesuai dengan prinsip halal.

Di tengah persaingan yang ketat, tim dari Kecamatan Kertajati mampu tampil memukau dengan sajian takjil yang memadukan cita rasa tradisional dengan kreativitas penyajian modern.

Hidangan yang disuguhkan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga merepresentasikan kekayaan kuliner lokal Majalengka yang sederhana namun penuh rasa.

Camat Kertajati, Rizky Ginanjar Satyagraha, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kerja sama dan semangat masyarakat dalam mengangkat potensi kuliner lokal.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Prestasi ini bukan hanya milik tim yang mengikuti lomba, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kecamatan Kertajati yang terus berupaya mengembangkan potensi lokal,” ujar Rizky, Senin (16/3/2026)

Ia menambahkan, lomba kreasi takjil tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kuliner khas daerah sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan komunitas kuliner.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa melihat bahwa bahan-bahan lokal yang sederhana dapat diolah menjadi sajian yang menarik, bernilai ekonomi, dan tetap menjaga cita rasa khas daerah,” tambahnya.

Festival Ramadan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) ini juga menjadi upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di daerah.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai program, mulai dari lomba kuliner, pameran produk UMKM, hingga edukasi ekonomi syariah kepada masyarakat.

Dalam penilaian lomba, dewan juri mempertimbangkan sejumlah aspek, seperti kreativitas, rasa, tampilan, penggunaan bahan lokal, serta potensi ekonomi dari produk yang ditampilkan.

Dalam lomba itu, Kecamatan Kertajati mengangkat bahan pangan lokal sorgum sebagai bahan dasar berbagai menu kreasi takzil dari yang manis sampai yang asin. Ia pun dinilai mampu menghadirkan kombinasi terbaik dari seluruh aspek tersebut.

Bagi masyarakat Kertajati, kemenangan ini menjadi bukti bahwa kreativitas dari dapur-dapur sederhana mampu melahirkan inovasi kuliner yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat.

Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, prestasi ini menjadi simbol bahwa semangat gotong royong, kreativitas, dan kecintaan terhadap kuliner lokal dapat membawa nama daerah bersinar di panggung festival. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow