Kabinet Trump Rontok, Tadi Malam Menakernya Mengundurkan Diri

Kabinet Donald Trump "rontok" setelah anggota kabinet ketiganya, Lori Chavez-DeRemer mengundurkan diri sebagai Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat, Senin (20/4/2026) sore melalui unggahannya di X.

April 21, 2026 - 11:00
Kabinet Trump Rontok, Tadi Malam Menakernya Mengundurkan Diri

JAKARTA - Kabinet Donald Trump "rontok" setelah anggota kabinet ketiganya, Lori Chavez-DeRemer mengundurkan diri sebagai Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat, Senin (20/4/2026) sore melalui unggahannya di X.

Lori Michelle Chávez-DeRemer yang lahir pada 7 April 1968 itu adalah politikus Amerika Serikat. Pada tahun 2024, ia diangkat menjadi Menteri Tenaga Kerja Amerika Serikat oleh Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump.

Partai Demokrat menyatakan pemerintahan Trump 'sedang runtuh' setelah mundurnya Lori.

"Pemerintahan ini sedang runtuh,"  kata Partai Demokrat.

Sebelumnya, pada bulan Maret. Trump telah memecat Jaksa Agung AS, Pam Bondi dan Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem.

"Lori Chavez-Deremer mengaku akan beralih posisi di sektor swasta," kata pihak Gedung Putih Senin tadi malam.

Keluhan telah menumpuk selama berbulan-bulan terhadap kepala departemen yang mengawasi hukum ketenagakerjaan dan mengelola tunjangan pengangguran itu.

Lori Chavez-DeRemer juga  dilaporkan sedang menjalani investigasi internal atas dugaan beberapa  pelanggaran.

 "Saya bangga bahwa kami telah membuat kemajuan signifikan dalam memajukan misi Presiden Trump untuk menjembatani kesenjangan antara dunia bisnis dan buruh serta selalu mengutamakan pekerja Amerika," tulis Lori Chavez-DeRemer di X.

Direktur komunikasi Gedung Putih, Steven Cheung memuji "pekerjaan fenomenal" yang dilakukannya sebagai sekretaris, "melindungi pekerja Amerika, memberlakukan praktik ketenagakerjaan yang adil, dan membantu warga Amerika memperoleh keterampilan tambahan untuk meningkatkan kehidupan mereka.

"Wakil Sekretaris Partai Buruh, Keith Sonderling akan mengambil alih peran sebagai sekretaris sementara," tambahnya.

Dalam unggahannya, Chavez-Deremer berbicara tentang pekerjaannya untuk pemerintahan Trump, yang meliputi mempersiapkan "para pekerja untuk unggul di era AI", dan upaya untuk menurunkan biaya obat-obatan serta mempromosikan "jaminan pensiun".

"Terima kasih, Presiden Trump," tulisnya. "Meskipun masa jabatan saya di pemerintahan akan segera berakhir, bukan berarti saya akan berhenti memperjuangkan hak-hak pekerja Amerika," tambahnya.

New York Post pertama kali melaporkan pada bulan Januari bahwa inspektur jenderal departemen tenaga kerja, yang seorang pengacara independen,  telah menyelidiki Chavez-DeRemer atas pelanggaran perilaku di tempat kerja.

Menurut Post, pengaduan yang diajukan kepada Lori adalah tuduhan bahwa dia mengonsumsi alkohol selama jam kerja di kantornya dan melakukan "penipuan perjalanan" dengan meminta stafnya merancang perjalanan kerja resmi ke destinasi yang ingin dia kunjungi.

Namun Lori membantah melakukan kesalahan apa pun.

"Inspektur Jenderal Departemen Tenaga Kerja "tidak memiliki komentar," kata seorang pejabat dari kantor tersebut seperti dilansir BBC pada hari Senin (20/4/2026). 

Pejabat tersebut juga tidak mau mengkonfirmasi keberadaan investigasi atau statusnya.

Suami Chavez-DeRemer, Shawn DeRemer, adalah ahli anestesi yang ikut mendirikan perusahaan manajemen anestesi dan beberapa klinik medis bersama istrinya.

Ia juga dilarang masuk ke kantor pusat departemen di Washington awal tahun ini setelah dua karyawan wanita melaporkan bahwa ia telah menyentuh mereka secara tidak pantas, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada CBS News.

Salah satu wanita tersebut mengajukan laporan polisi pada bulan Desember. Tetapi jaksa federal kemudian memutuskan untuk tidak melanjutkan tuntutan terhadap DeRemer setelah meninjau bukti, termasuk rekaman kamera keamanan, seperti yang dilaporkan CBS.

Pengacara Shawn DeRemer juga membantah tuduhan tersebut.

Jaksa Agung AS untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, pada saat itu mengatakan "tidak ada indikasi adanya tindak pidana".

Chavez-Deremer menjabat satu periode sebagai perwakilan DPR AS dari Oregon dan menjadi walikota sebuah kota kecil bernama Happy Valley selama delapan tahun.

Kepergian Lori Chavez-DeRemer menyusul setelah pemecatan Pam Bondi dari jabatannya sebagai jaksa agung oleh Trump pada awal April dan pemecatan Kristi Noem menteri Keamanan Dalam Negeri yang memimpin upaya imigrasi Trump, pada bulan Maret.(*) 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow