Juara I Dalegan Fishing Tournament 3 Didiskualifikasi, Panitia Minta Maaf
Juara I Dalegan Fishing Tournament 3 di Gresik resmi didiskualifikasi usai video penangkapan ikan terbukti adegan ulang. Hadiah Rp15 juta ditarik kembali oleh panitia.
Panitia Dalegan Fishing Tournament (DFT) 3 akhirnya menganulir kemenangan Gimbal Urang Team (GUT) sebagai Juara I setelah ajang mancing di Kabupaten Gresik tersebut menuai polemik dan viral di media sosial.
Keputusan diskualifikasi diambil menyusul hasil evaluasi panitia atas rekaman video yang diserahkan tim. Atas keputusan tersebut, pihak Gimbal Urang Team menyatakan menerima (legowo).
Klarifikasi dilakukan bersama oleh panitia, Gimbal Urang Team, dan nakhoda perahu, dengan didampingi Bhabinkamtibmas Desa Dalegan dari Polsek Panceng, Aiptu Tripep Wahyu Driyono, Selasa (21/7/2026).
Pihak tim menjelaskan bahwa video yang beredar dan dipermasalahkan merupakan rekaman rekaan ulang (reenactment). Hal itu dilakukan karena video pertama saat menangkap ikan tidak memenuhi syarat keselamatan, yakni petugas penangkap ikan (penyerok) tidak mengenakan pelampung (life jacket).
“Kalau hasil pemancingan itu riil dari branjang. Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya. Kami memang punya video pertama, lalu di video kedua kami melakukan adegan ulang untuk proses strike ikan karena di video pertama penyerok tidak memakai life jacket,” ungkap perwakilan Gimbal Urang Team.
Nakhoda perahu, Nur Salim, membenarkan bahwa tim mendapatkan ikan secara riil di lokasi. Ia menegaskan tidak ada rekayasa atau upaya membawa ikan dari luar perahu.
“Kalau tidak salah, selang waktu pengambilan video pertama dan kedua hanya lima menit. Kondisi ikan saat video kedua masih hidup. Saya tidak tahu mengapa di video terlihat seperti sudah mati,” tutur Salim saat ditemui di Mapolsek Panceng.
Hadiah Rp15 Juta Ditarik, Panitia Akui Kelalaian
Perwakilan panitia Dalegan Fishing Tournament 3, Solahudin, memastikan Gimbal Urang Team resmi didiskualifikasi dari posisi Juara I dan hadiah uang tunai sebesar Rp15 juta telah ditarik kembali.
“Gimbal Urang Team didiskualifikasi karena video strike yang disampaikan kurang layak dari segi keselamatan (safety), sehingga mereka membuat video ulang,” kata Solahudin.
Solahudin mengakui adanya kelalaian dari pihak panitia yang kurang cermat saat memeriksa bukti verifikasi di lapangan.
“Ke depan kami akan lebih berhati-hati dan melibatkan pihak Kepolisian, Koramil, serta pihak Kecamatan dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Buntut dari diskualifikasi tersebut, panitia berencana memanggil para pemenang kategori lain untuk membahas penetapan pengganti Juara I.
Peserta Minta Panitia Lebih Profesional
Polemik ini mendapat tanggapan dari peserta turnamen, Alex Nasution. Pria yang akrab disapa Kaji Alex ini berharap penyelenggara turnamen mancing di masa mendatang memiliki regulasi dan aturan main yang lebih jelas.
Menurutnya, aturan yang tegas penting untuk memberikan kepastian hukum bagi seluruh peserta sekaligus menjaga sportivitas dan kredibilitas kompetisi.
“Ke depan seharusnya ada payung hukum dan aturan yang jelas, supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Kaji Alex. (*)
Apa Reaksi Anda?