Jemaah Haji Jateng Mulai Berangkat 22 April 2026, Total 34.122 Orang Siap ke Tanah Suci

Sebanyak 34.122 jemaah haji asal Jawa Tengah siap diberangkatkan mulai 22 April 2026 melalui Embarkasi Solo dan Yogyakarta, dipastikan tidak terdampak konflik Timur Tengah.

April 19, 2026 - 16:31
Jemaah Haji Jateng Mulai Berangkat 22 April 2026, Total 34.122 Orang Siap ke Tanah Suci

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan kesiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 terus dimatangkan. Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada Rabu, 22 April 2026, melalui Embarkasi Solo.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana. Hal itu disampaikannya di sela kegiatan Halalbihalal lintas angkatan alumni Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Minggu (19/4/2026).

Ia mengimbau calon jemaah haji untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah sesuai dengan panduan yang telah diperoleh saat manasik. Kepatuhan terhadap prosedur dinilai penting untuk menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Taj Yasin juga menegaskan bahwa situasi geopolitik di Timur Tengah tidak memengaruhi keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini. Pemerintah, melalui Kementerian Haji dan Umrah, telah memastikan proses pemberangkatan tetap berjalan normal.

“Sampai saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah sudah mengumumkan bahwa pemberangkatan haji Indonesia tidak terganggu dengan kondisi tersebut,” ujarnya.

Pada musim haji 2026, sebanyak 34.122 calon jemaah haji asal Jawa Tengah dijadwalkan berangkat melalui dua embarkasi, yakni Solo dan Yogyakarta. Pembagian ini diharapkan dapat memperlancar proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pembina Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Ahmad Furqon, menyebutkan jumlah jemaah dari KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang mencapai 354 orang. Dengan tambahan petugas, total rombongan menjadi 360 orang.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Haji dan Umrah dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta bimbingan kepada jemaah. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran ibadah haji.

Ahmad Furqon juga berharap momentum halalbihalal dapat mempererat ukhuwah Islamiyah antarjemaah sekaligus menjaga kemabruran haji setelah kembali ke Tanah Air. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow