Jaga Semangat Sembuh, RSUD Genteng Banyuwangi Berikan Layanan Support System Bagi Pasien Kronis
RSUD Genteng Banyuwangi terus memperkuat ikhtiar melakukan pendampingan pasien melalui penguatan aspek kesehatan mental alias Support System.
BANYUWANGI - Menghadapi penyakit kronis bukan sekadar perjuangan fisik, melainkan juga ujian ketahanan psikologis. Menyadari hal tersebut, RSUD Genteng Banyuwangi terus memperkuat ikhtiar melakukan pendampingan pasien melalui penguatan aspek kesehatan mental alias support system.
Tentu saja upaya itu berguna untuk memastikan api semangat untuk sembuh tetap menyala di tengah masa pengobatan yang panjang.
Perlu dipahami bahwa pasien dengan penyakit kronis seringkali terjebak dalam beban psikologis, seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Kondisi ini muncul sebagai reaksi atas rasa sakit berkepanjangan, ketidakpastian masa depan kesembuhan, serta perubahan drastis dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Psikolog klinis di RSUD Genteng, Ratna Azkia Rakhmandari, menjelaskan bahwa, aspek mental memiliki peran yang tidak kalah penting dibandingkan penanganan medis.
“Pasien penyakit kronis sering kali menghadapi tekanan emosional yang berat. Jika kondisi mental tidak terkelola dengan baik, hal ini dapat memengaruhi kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan memperlambat proses pemulihan,” jelasnya, Kamis (7/5/2026).
Menurut Ratna, pendampingan psikologis diperlukan untuk membantu pasien mengenali dan mengelola emosi yang muncul selama menjalani pengobatan. Pendekatan ini juga bertujuan meningkatkan resiliensi atau ketahanan mental pasien agar mampu beradaptasi dengan kondisi penyakit yang dihadapi.
Dukungan psikologis, lanjut Ratna, atau support system tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga kepada keluarga sebagai bagian dari sistem pendukung utama. Keluarga dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses penyembuhan.
“Edukasi kepada keluarga penting agar mereka memahami kondisi psikologis pasien, sehingga dapat memberikan dukungan yang tepat dan tidak justru menambah beban mental,” terangnya.
Sebagai upaya menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif, RSUD Genteng menyediakan layanan pendampingan psikologis bagi pasien kronis. Layanan ini dilakukan secara terintegrasi dengan perawatan medis, sehingga pasien mendapatkan penanganan yang menyeluruh, baik secara fisik maupun mental.
Pendampingan tersebut mencakup konseling individu, edukasi psikologis, hingga teknik pengelolaan stres yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Dengan pendekatan ini, diharapkan pasien mampu menjalani proses pengobatan dengan lebih tenang dan optimistis.
Ratna menegaskan bahwa kesehatan mental yang terjaga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup pasien. Selain itu, kondisi psikologis yang stabil juga berkontribusi pada peningkatan respons terhadap terapi medis.
“Ketika pasien memiliki kondisi mental yang lebih stabil, mereka cenderung lebih kooperatif dalam menjalani pengobatan. Ini tentu berdampak pada hasil terapi yang lebih optimal,” ujarnya.
RSUD Genteng berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi antara layanan kesehatan fisik dan dukungan mental. Pendekatan holistik ini diyakini menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memastikan setiap pasien penyakit kronis mendapatkan hasil pengobatan yang optimal dengan hasil terbaik bagi pasien penyakit kronis. (*)
Apa Reaksi Anda?