Heroik! Polhutmob Perhutani Banyuwangi Selatan Ringkus Pencuri Kayu Bersenjata Parang

Aksi heroik dilakukan petugas Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Mereka berhasil membekuk terduga pelaku pencurian kayu jati bersenjata parang di kawasan hutan wilayah Du

Mei 13, 2026 - 13:01
Heroik! Polhutmob Perhutani Banyuwangi Selatan Ringkus Pencuri Kayu Bersenjata Parang

BANYUWANGI - Aksi heroik dilakukan petugas Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Mereka berhasil membekuk terduga pelaku pencurian kayu jati bersenjata parang di kawasan hutan wilayah Dusun Bangkandel, Desa Sumbersari, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Selasa (12/5/2026).

Peristiwa menegangkan itu bermula saat petugas Polhutmob menggelar patroli rutin di kawasan hutan. Petugas mencurigai sebuah kendaraan rakitan jenis grandong yang melintas dengan muatan kayu jati.

Saat dicegat untuk pemeriksaan, petugas mendapati tiga orang di atas grandong, terdiri dari seorang sopir dan dua pekerja. Mereka kedapatan membawa senjata tajam jenis parang serta mesin gergaji mesin (senso) yang diduga kuat digunakan untuk aktivitas penebangan liar.

Menurut keterangan petugas di lapangan, ketiga pria tersebut diduga sempat melakukan perlawanan saat hendak diperiksa. Situasi yang kian memanas memaksa Komandan Regu (Danru) Polhutmob Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Edi Wibowo, meletuskan tembakan peringatan ke udara.

“Ketiga orang itu berusaha melarikan diri. YT, salah satu di antaranya, terjatuh saat kabur dan parang yang dibawanya mengenai jari kelingkingnya sendiri,” ujar Edi, Rabu (13/5/2026).

Melihat terduga pelaku terluka, petugas langsung melakukan evakuasi ke Puskesmas Purwoharjo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, akibat keterbatasan peralatan medis, YT akhirnya dirujuk ke rumah sakit terdekat guna penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas mengamankan barang bukti berupa 29 batang kayu jati ukuran sekitar 2,5 meter dengan kualitas kualitas A1 dan A2 di atas grandong. Satu unit mesin senso ikut disita sebagai alat bukti pembalakan liar.

Informasi yang dihimpun, para terduga pelaku ini ironisnya merupakan pekerja yang awalnya bekerja untuk Perhutani. Namun setelah jam kerja usai, mereka diam-diam kembali menyelinap masuk ke dalam hutan untuk melakukan pembalakan liar, bahkan diduga merobohkan pohon bukaan baru di area Perhutani.

Saat ini, pihak Polhutmob Perhutani KPH Banyuwangi Selatan masih melakukan pengecekan lacak balak di lokasi hutan guna memastikan titik asal-usul kayu jati yang ditebang. Kasus dugaan pembalakan liar ini kini telah resmi dilimpahkan dan dalam penanganan intensif petugas Polresta Banyuwangi. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow