Harlah Pancasila, Gus Imin dan 20.000 Kader Penggerak NU Apel Kebangsaan di OKU Timur

Sebanyak 20.000 Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Selatan (Sumsel) menghadiri Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila pada Kamis, 1 Juni 2023.

Mei 31, 2023 - 17:40
Harlah Pancasila, Gus Imin dan 20.000 Kader Penggerak NU Apel Kebangsaan di OKU Timur

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebanyak 20.000 Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Selatan (Sumsel) menghadiri Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila pada Kamis, 1 Juni 2023.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Bidang Kaderisasi Hanif Dhakiri menyatakan, Apel Kebangsaan tersebut diinisiasi oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin) dan akan dilaksanakan di Desa Tanah Merah, Kecamatan  Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

“Nanti tanggal 1 Juni (2023) Gus Imin akan menggelar Apel Kebangsaan. Ini dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Kita gelar di OKU Timur dan akan diikuti oleh 20.000 Kader Penggerak NU,” kata Hanif saat dikonfirmasi, Selasa (30/5/2023).

Hanif menjelaskan Kader Penggerak NU terdiri dari unsur kader PKB serta kader NU yang memiliki cita-cita besar dalam menjaga, mempertahankan, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain akan diikuti oleh puluhan ribu kader, lanjut Hanif, sejumlah tokoh Sumsel serta para Masyayikh Pondok Pesantren di wilayah OKU Timur dan sekitarnya juga akan turut serta mengikuti Apel Kabangsaan tersebut.

Di samping itu, Hanif berujar, ada kegiatan besar lain yang juga akan digelar bersamaan dengan Apel Kebangsaan tersebut. "Nanti juga akan dirangkai dengan Harlah Muslimat NU di sana. Dengan begitu acara ini akan semakin semarak," tutur Hanif.

Melalui kegiatan ini, Hanif menaruh harapan besar kecintaan dan kesetiaan Kader Penggerak NU serta masyarakat secara umum terhadap Pancasila terpatri kuat.

“Satu hal yang perlu kita garis bawahi bahwa kita menggelar acara ini demi memupuk cinta dan kesetiaan kita pada Pancasila. Tentu Pancasila ini adalah final, inilah pemersatu bangsa, inilah falsafah bangsa yang harus kita rawat, harus kita implementasikan nilai-nilainya di kehidupan sehari-hari,” tukas Hanif.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow