Harga daging di Banyuwangi Tembus Rp140 Ribu jelang Lebaran

Permintaan daging sapi di Banyuwangi, Jawa Timur meningkat tajam menjelang Lebaran. ...

April 19, 2023 - 17:00
Harga daging di Banyuwangi Tembus Rp140 Ribu jelang Lebaran

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Permintaan daging sapi di Banyuwangi, Jawa Timur meningkat tajam menjelang Lebaran. Bahkan permintaan masyarakat akan komoditas tersebut  naik hampir dua kali lipat dari rata-rata permintaan di hari-hari biasa sekitar 4 ton menjadi 7-8 ton per hari.

Tentu saja adanya peningkatan kebutuhan tersebut menyebabkan harga daging sapi melonjak drastis, hingga mencapai Rp140 ribu per kilogram (kg) di pasar tradisional lebih tinggi dari harga normal Rp 120 ribu per kg.

Salah satu pedagang daging sapi Agus Santoso (43) mengatakan, permintaan daging sapi meningkat signifikan menjelang Lebaran. Agus biasanya menjual total satu ekor daging sapi setiap hari.

"Sekarang tambah menjadi dua," katanya, Rabu (19/04/2023).

Tingginya permintaan sekaligus mendatangkan berkah bagi Agus dan pedagang lain. Dagangannya selalu laris manis. Ia mengaku stok daging yang dijual selalu habis setiap hari.

Untuk memastikan daging sapi yang beredar di pasaran aman, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Banyuwangi mengecek kondisi daging yang dijual di pasar-pasar. Dispertan menerjunkan tim untuk mengecek kondisi dan kualitas daging (sapi dan ayam) ke seluruh pasar tradisional secara serentak. Pengecekan juga dilakukan pada pedagang keliling (mlijoan).

"Dalam inspeksi mendadak itu, kondisi kesegaran produk asal hewan dipastikan, baik daging sapi maupun ayam. Tidak ditemukan adanya daging yang mencurigakan dipasar-pasar maupun mlijoan," kata Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan, drh. Nanang Sugiharto.

"Kita pastikan daging yang beredar ke masyarakat ini aman, sehat, utuh, dan halal (asuh). Kita antisipasi agar tidak ada daging yang dicampur, misal daging sapi dengan daging babi," urai Nanang.

Nanang juga mengaku bahwa permintaan pasar akan daging sapi turut meningkat. Salah satu buktinya, rumah potong hewan (RPH) kelola kini melayani pemotongan sapi hingga 80 ekor per hari. "Naik lebih 2 kali lipat. Hari biasa hanya 36 ekor," sambungnya.

Meski permintaan tinggi, Nanang memastikan stok daging sapi untuk pasar Banyuwangi masih tercukupi. Beberapa pedagang mendatangkan langsung sapi dari Bali untuk memenuhi kebutuhan tersebut. "Sudah sepekan terakhir ini permintaan tinggi. Tidak perlu khawatir, stok cukup," tutupnya.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow