Fraksi PKB DPRD Sidoarjo Salurkan Pakaian Layak Pakai ke Liponsos, Desak Relokasi Segera Direalisasikan
Selain bantuan sandang, Fraksi PKB juga menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana di Liponsos, salah satunya adalah tempat tidur, matras.
SIDOARJO - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sidoarjo menyalurkan bantuan 22 paket kardus pakaian layak pakai kepada penghuni Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo di Jl. Sekolahan, Cangkring, Sidokare, Selasa (21/7/2026).
Aksi sosial yang dipimpin Bendahara DPC PKB Sidoarjo, H. Usman dan Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo M. Dhamroni Chudlori tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB sekaligus menindaklanjuti hasil inspeksi mendadak Komisi D DPRD Sidoarjo beberapa waktu lalu.
Bendahara DPC PKB Sidoarjo, H. Usman, mengatakan bantuan itu diberikan setelah Fraksi PKB menemukan kebutuhan mendesak penghuni Liponsos Sidoarjo, khususnya pakaian layak pakai bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), lansia, dan penghuni terlantar.
"Ini merupakan kegiatan sosial dalam rangka Harlah PKB ke-28. Salah satunya dengan memberikan pakaian layak pakai kepada penghuni Liponsos. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat bagi penghuni Liponsos," ujarnya.
Usman yang juga anggota Komisi D DPRD Sidoarjo itu menjelaskan, bantuan yang disalurkan terdiri dari pakaian pria dan wanita, pakaian dalam, mukena, sarung, baju takwa, kaos hingga berbagai kebutuhan sandang lainnya.
"Ada 22 dus. Insyaallah jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan penghuni dalam jangka waktu yang cukup lama. Kami mengajak seluruh anggota Fraksi PKB ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial seperti ini," katanya
Selain bantuan sandang, Fraksi PKB juga menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana di Liponsos. Salah satunya adalah tempat tidur, matras, serta perlunya pembangunan gedung Liponsos yang lebih representatif.
Usman mengatakan pihaknya bersama Fraksi PKB akan terus mendorong pemenuhan kebutuhan fasilitas tersebut, termasuk melanjutkan rencana relokasi Liponsos ke kawasan Wonoayu yang sempat tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran.
"Anggaran pembangunan sebenarnya sudah dialokasikan. Namun karena kondisi efisiensi, sementara waktu harus digeser. Kami berharap jika situasi memungkinkan, pembangunan bisa dilanjutkan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Diana Ambarukmi menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Fraksi PKB. Menurutnya, bantuan sandang sangat dibutuhkan karena Liponsos belum memiliki anggaran khusus untuk layanan laundry bagi para penghuni.
"Hari ini jumlah penghuni Liponsos sebanyak 99 orang. Bantuan 22 dus pakaian ini sangat membantu karena kami memang belum memiliki anggaran laundry. Bantuan ini terdiri dari daster, kaos, celana dalam, perlengkapan salat hingga sarung," katanya.
Diana berharap perhatian terhadap Liponsos tidak berhenti pada bantuan pakaian semata, tetapi juga diwujudkan melalui percepatan relokasi dan pembangunan fasilitas baru agar pelayanan kepada para penghuni lebih manusiawi.
Ia menjelaskan, dari total 99 penghuni Liponsos saat ini terdapat 64 ODGJ, sembilan lansia, sembilan warga terlantar, satu gelandangan-pengemis (gepeng), satu anak yang memerlukan perlindungan khusus (APK), serta 15 penghuni kategori lainnya.
"Memang bangunan yang ada saat ini belum memungkinkan dilakukan klasifikasi penempatan penghuni secara ideal," pungkasnya (*)
Apa Reaksi Anda?