Fakultas Ilmu Kesehatan UB Gelar Webinar Nasional Bahas Masa Depan Tenaga Kesehatan Global

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya (FIKES UB) kembali menyelenggarakan webinar nasional yang menghadirkan Prof. Dian Handayani, S.KM., M.Kes., Ph.D

Mei 29, 2026 - 12:30
Fakultas Ilmu Kesehatan UB Gelar Webinar Nasional Bahas Masa Depan Tenaga Kesehatan Global

MALANG - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya (FIKES UB) kembali menyelenggarakan webinar nasional yang menghadirkan Prof. Dian Handayani, S.KM., M.Kes., Ph.D sebagai pembicara utama. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 230 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, alumni, mahasiswa, serta perwakilan rumah sakit dan dinas kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Prof. Dian Handayani membahas mengenai masa depan tenaga kesehatan global di era disrupsi dan transformasi layanan kesehatan pasca pandemi. Beliau menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan dunia, khususnya perawat dan ahli gizi, terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya populasi lansia dan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan modern.

“Profesi tenaga kesehatan saat ini telah mengalami transformasi besar. Perawat tidak lagi hanya menjalankan instruksi, tetapi juga berperan sebagai care manager yang memiliki kompetensi mandiri dan kemampuan pengambilan keputusan profesional,” jelas Prof. Dian.

FIKES UB - 3

Selain itu, Prof. Dian juga menekankan pentingnya literasi teknologi, kemampuan komunikasi, penguasaan bahasa asing, serta pengembangan profesional berkelanjutan agar lulusan mampu bersaing di tingkat global. Negara-negara seperti Jepang, Jerman, dan kawasan Timur Tengah disebut memiliki kebutuhan tinggi terhadap tenaga kesehatan profesional dari Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, FIKES UB juga menyampaikan berbagai capaian strategis fakultas, termasuk keberhasilan enam program studi yang telah memperoleh akreditasi unggul. Fakultas juga tengah mempersiapkan langkah menuju akreditasi internasional melalui skema AHPS sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan bertaraf global.

Webinar turut membahas perkembangan pendidikan gizi dan keperawatan di era digital. Prof. Dian menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dan spesialisasi keilmuan untuk menjawab tantangan dunia kerja masa depan. Peluang karier lulusan tidak hanya berada di rumah sakit dan fasilitas kesehatan, tetapi juga berkembang ke sektor startup kesehatan, pusat kesehatan masyarakat, industri pangan, hingga layanan kesehatan internasional.

FIKES UB - 2

Dalam sesi diskusi, para alumni dan peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pengembangan program studi di FIKES UB, termasuk rencana pembukaan Program Studi S3 Ilmu Keperawatan. Menanggapi hal tersebut, Prof. Dian menyampaikan bahwa proses pembentukan program studi doktoral tersebut terus berjalan dan sedang dalam tahap koordinasi bersama Senat Universitas dan Direktorat Pendidikan Tinggi.

Selain sesi utama webinar, kegiatan juga dilanjutkan dengan agenda bonding alumni Fakultas Ilmu Kesehatan UB yang dipandu oleh Perawat Novan Zubairi. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan komunitas alumni FIKES UB melalui grup WhatsApp dan media sosial sebagai sarana berbagi informasi pendidikan, webinar, serta peluang kerja.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ruang diskusi program studi yang terbagi menjadi beberapa kelompok, antara lain Program Magister Keperawatan, Magister Ilmu Gizi, Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, dan Program Profesi Dietisien. Setiap sesi dipandu oleh moderator untuk menghimpun masukan dan penguatan jejaring alumni.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan alumni, meningkatkan kualitas lulusan, serta mempersiapkan tenaga kesehatan yang adaptif, profesional, dan siap bersaing di tingkat internasional. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow