Dunia Arab Kecam Pernyataan Mike Huckabee Terkait Klaim Wilayah Israel

Dubes AS Mike Huckabee memicu kemarahan negara Arab setelah mengklaim Israel berhak atas wilayah Timur Tengah. Arab Saudi dan Mesir sebut pernyataan itu absurd.

Februari 22, 2026 - 15:30
Dunia Arab Kecam Pernyataan Mike Huckabee Terkait Klaim Wilayah Israel

JAKARTA Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel pilihan Donald Trump, Mike Huckabee, memancing kemarahan negara-negara Arab dan Muslim atas pernyataannya pada Sabtu (21/2/2026). Huckabee menyebut bahwa Israel berhak atas sebagian besar wilayah Timur Tengah, termasuk Tepi Barat.

Sejumlah negara seperti Mesir, Yordania, dan Arab Saudi mengecam keras pernyataan tersebut. Mereka menilai klaim mantan Gubernur Arkansas itu tidak masuk akal (absurd), mustahil, serta bersifat provokatif.

Gelombang kritik ini bermula dari wawancara Huckabee dengan komentator AS, Tucker Carlson, yang disiarkan pada Jumat (20/2/2026). Dalam sesi tersebut, Carlson mendesak Huckabee untuk mengklarifikasi pendiriannya mengenai janji Alkitab tentang tanah yang membentang antara Sungai Efrat di Irak hingga Sungai Nil di Mesir, serta apakah negara Israel modern berhak mengklaim garis keturunan tersebut.

"Tidak masalah jika mereka mengambil semuanya," jawab Huckabee dalam wawancara tersebut. Wilayah yang dimaksud mencakup Lebanon, Suriah, Yordania, dan sebagian wilayah Arab Saudi saat ini.

Meski kemudian Huckabee tampak menarik kembali klaimnya dengan menyebut itu sebagai "pernyataan yang agak berlebihan" dan menyatakan Israel tidak berniat memperluas wilayah, komentar tersebut telanjur memicu reaksi keras.

Kecaman dari Negara-Negara Arab

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menggambarkan komentar Huckabee sebagai "retorika ekstremis" yang tidak dapat diterima. Saudi menolak pernyataan tidak bertanggung jawab tersebut karena dinilai bertentangan dengan hukum internasional, Piagam PBB, dan norma diplomatik.

"Posisi seperti itu membawa konsekuensi serius dan mengancam perdamaian serta keamanan global dengan memicu permusuhan, sekaligus merusak fondasi tatanan internasional yang didasarkan pada penghormatan kedaulatan," tulis pernyataan resmi Kemenlu Arab Saudi.

Pihak Kerajaan Saudi juga meminta Departemen Luar Negeri AS untuk memberikan klarifikasi resmi. Mereka menegaskan bahwa perdamaian hanya dapat dicapai melalui solusi dua negara (two-state solution) berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Senada dengan Saudi, Kementerian Luar Negeri Mesir menyebut pernyataan tersebut sebagai "pelanggaran terang-terangan" terhadap hukum internasional. Mesir menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki maupun wilayah Arab lainnya.

Sementara itu, Yordania menilai pernyataan Huckabee sebagai tindakan gegabah yang melanggar kedaulatan negara-negara di kawasan. Liga Arab turut memperingatkan bahwa sentimen ekstremis semacam ini hanya akan membangkitkan emosi keagamaan dan nasional yang berbahaya.

Rekam Jejak Kontroversial

Mike Huckabee, yang dinominasikan Donald Trump pada 2024, memang dikenal memiliki pandangan yang berseberangan dengan konsensus internasional. Ia lama menentang solusi dua negara dan menyangkal adanya pendudukan ilegal di Tepi Barat. Pada 2008, ia bahkan sempat mempertanyakan identitas Palestina dengan menyatakan "sebenarnya tidak ada yang namanya orang Palestina".

Padahal, pada tahun 2024, Mahkamah Internasional (ICJ) telah memutuskan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan harus segera dihentikan.

Hingga saat ini, ketegangan di kawasan masih tinggi. Selain pendudukan di Tepi Barat, Israel juga menduduki Dataran Tinggi Golan di Suriah sejak 1981. Di bawah kepemimpinan Trump pada periode pertama (2019), AS menjadi satu-satunya negara yang mengakui kedaulatan Israel atas wilayah Suriah tersebut.

Pernyataan terbaru Huckabee ini dinilai semakin memperkeruh dinamika geopolitik di Timur Tengah dan menjauhkan harapan akan perdamaian yang komprehensif. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow