Dosen FEB UNJ Perkuat Daya Saing UMKM Wedang Uwuh Bantul melalui Transformasi SDM, Standarisasi Produksi, dan Inovasi Berkelanjutan

Komitmen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam mendorong ekonomi kerakyatan kembali diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Desa Wuk

Februari 25, 2026 - 11:00
Dosen FEB UNJ Perkuat Daya Saing UMKM Wedang Uwuh Bantul melalui Transformasi SDM, Standarisasi Produksi, dan Inovasi Berkelanjutan

JAKARTA Komitmen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam mendorong ekonomi kerakyatan kembali diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (31/1/26). Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM wedang uwuh, yang merupakan minuman herbal tradisional khas Yogyakarta yang telah menjadi ikon ekonomi kreatif dan oleh-oleh unggulan daerah.

Mengusung tema “Transformasi SDM UMKM Wedang Uwuh melalui Pengembangan Keterampilan Produksi, Inovasi, dan Keberlanjutan Usaha”, program ini dirancang sebagai intervensi strategis untuk menjawab tiga tantangan utama: krisis regenerasi tenaga kerja, belum terstandarnya proses produksi, serta keterbatasan inovasi produk dalam menembus pasar modern.

Penguatan SDM menjadi fokus utama dengan menghadirkan Prof. Madya Betania Kartika sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya transfer pengetahuan antargenerasi, penguatan mindset kewirausahaan, serta kemampuan adaptif terhadap dinamika pasar. Menurutnya, keberlanjutan UMKM berbasis kearifan lokal sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.

Wedang-Uwuh.jpg

Selain penguatan kapasitas, tim dosen FEB UNJ memberikan pelatihan inovasi produk, termasuk pengembangan kemasan higienis dan varian praktis yang sesuai preferensi konsumen masa kini. Sesi demonstrasi pembuatan wedang uwuh dilakukan secara partisipatif, memperkenalkan proses produksi yang lebih terukur dan konsisten sebagai langkah awal menuju standarisasi.

Tim juga memfasilitasi penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi secara kolaboratif agar kualitas produk terjaga dan regenerasi tenaga kerja berjalan sistematis. Ketua tim pengabdian, Sholikhah menegaskan bahwa program ini melengkapi pendampingan sebelumnya di bidang digitalisasi pemasaran.

Didanai melalui program Equity, kegiatan ini menegaskan peran FEB UNJ sebagai mitra strategis desa dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow