Dongkrak Mutu Pelayanan, RSD Kalisat Gelar Pelatihan Kepemimpinan dan Humas
Guna memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat Jember fokus membenahi kualitas sumber daya manusianya (SDM).
JEMBER -
Guna memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat Jember fokus membenahi kualitas sumber daya manusianya (SDM).
Langkah ini diwujudkan melalui Pelatihan Kepemimpinan, Pemasaran, dan Kehumasan yang ditujukan bagi para pejabat struktural serta fungsional.
Agenda yang berlangsung selama dua hari (19–20 Mei 2026) di Aula Merah Putih RSD Kalisat ini diikuti oleh puluhan manajemen rumah sakit.
Pihak penyelenggara menghadirkan Nyoman Aribowo, Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan Perumda PDP Kahyangan Jember, sebagai narasumber utama.
Pada hari pertama, peserta dibekali materi kepemimpinan dan pemasaran, disusul strategi humas serta komunikasi publik pada hari berikutnya.
Ketua panitia acara, Frits Yogyantomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini krusial untuk mendongkrak performa dan mutu layanan publik.
"Tujuan utamanya adalah meningkatkan kapasitas staf agar rumah sakit bisa memberikan pelayanan yang membanggakan dan membuat masyarakat nyaman," ungkap Frits, Rabu (20/5/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh 46 peserta yang meliputi jajaran direksi, kepala instalasi, kepala ruangan, hingga ketua tim pelayanan.
Sebanyak 40 orang mendalami materi kepemimpinan, sementara 6 orang lainnya fokus pada bidang kehumasan.
Frits menambahkan, RSD Kalisat berkomitmen menjadi fasilitas kesehatan utama bagi warga Jember wilayah utara-timur, seperti Silo, Kalisat, Mayang, Sukowono, dan Sumberjambe, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota.
Senada dengan hal itu, Direktur RSD Kalisat Jember, dr. Nurullah Hidajahningtyas, mengakui bahwa ekspektasi masyarakat di era "Jember Baru, Jember Maju" sangatlah tinggi.
Namun, ia optimistis tantangan tersebut bisa dijawab dengan komitmen untuk terus belajar dan menjaga kekompakan tim (team building).
Di sisi lain, Nyoman Aribowo selaku pemateri mengingatkan tantangan layanan kesehatan di era Universal Health Coverage (UHC).
Dengan adanya jaminan kesehatan gratis bagi pemilik KTP Jember, tantangan terbesar rumah sakit adalah menjaga keramahan dan profesionalisme saat pasien melonjak.
"Stigma bahwa rumah sakit pemerintah itu lambat harus diubah. Kita harus membuktikan bahwa RSD Kalisat bisa tampil profesional dan humanis," tegas Nyoman dalam pelatihan yang dikemas secara interaktif dan komunikatif tersebut. (*)
Apa Reaksi Anda?