Dari Rumah Rapuh ke Hunian Layak, TMMD 128 Probolinggo Sasar 10 Keluarga Rentan
Kodim 0820 Probolinggo melalui TMMD ke-128 fokus renovasi 10 RTLH di Desa Brabe untuk tingkatkan kualitas hidup warga miskin dan lansia.
PROBOLINGGO - Bagi banyak warga miskin pedesaan, rumah sering kali menjadi simbol perjuangan yang tak pernah selesai. Bukan hanya sebagai tempat berteduh, tetapi juga gambaran keterbatasan ekonomi yang diwariskan dari hari ke hari.
Di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, kondisi itu tercermin dari 10 rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni dan kini menjadi sasaran utama TMMD ke-128 Kodim 0820/Probolinggo.
Rumah-rumah dengan tingkat kelayakan 35–60 persen tersebut dihuni buruh tani, lansia, dan keluarga berpenghasilan rendah yang selama ini hidup dalam kondisi serba terbatas.
Nama-nama seperti Sayani, Rikso, Mani, hingga Moryati bukan sekadar daftar penerima bantuan, melainkan representasi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan intervensi negara.
Renovasi RTLH dalam TMMD kali ini menjadi strategi pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar paling fundamental: tempat tinggal yang aman dan sehat.
Sebab, tanpa hunian layak, kesejahteraan sosial sulit benar-benar tercapai.
Program ini juga menegaskan bahwa kemiskinan desa tidak hanya soal pendapatan rendah, tetapi juga kualitas lingkungan hidup.
Rumah yang bocor, lapuk, atau tidak sehat berpotensi memperburuk kualitas kesehatan keluarga, terutama bagi lansia.
Melalui gotong royong antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat, proses renovasi dilakukan sebagai gerakan sosial kolektif.
Pendekatan ini penting karena membangun rumah warga rentan bukan hanya soal bantuan material, tetapi juga membangun solidaritas sosial.
TMMD ke-128 di Desa Brabe memperlihatkan bagaimana pembangunan nasional dapat diterjemahkan dalam skala mikro yang konkret: memperbaiki rumah satu per satu, keluarga demi keluarga.
Dampaknya bukan sekadar perubahan fisik bangunan, tetapi peningkatan rasa aman, harga diri, dan optimisme hidup warga.
Ketika 10 rumah tersebut selesai direnovasi, hasilnya bukan hanya bangunan baru, tetapi fondasi sosial baru bagi masyarakat Desa Brabe.
TMMD ke-128 Kodim 0820/Probolinggo menunjukkan bahwa pembangunan terbaik adalah ketika negara hadir hingga ke pintu rumah warga paling rentan, memastikan mereka juga berhak hidup di tempat yang layak. (*)
Apa Reaksi Anda?