Dari Aktivis Kampus hingga Pimpin Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Perjalanan Inspiratif Alumni UNISMA

Ketekunan, pengalaman organisasi, serta komitmen pada pengembangan sumber daya manusia menjadi benang merah perjalanan karier Susanto, S.T., M.Si. Alumni Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil Uni

Maret 2, 2026 - 13:30
Dari Aktivis Kampus hingga Pimpin Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Perjalanan Inspiratif Alumni UNISMA

MALANG Ketekunan, pengalaman organisasi, serta komitmen pada pengembangan sumber daya manusia menjadi benang merah perjalanan karier Susanto, S.T., M.Si. Alumni Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Malang (UNISMA) tahun 2001 ini kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banyuwangi di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Posisi tersebut bukan diraih secara instan. Ia menapaki karier dari bawah, membangun pengalaman teknis di dunia konstruksi hingga akhirnya berkiprah dalam pengembangan vokasi nasional yang berdampak luas bagi masyarakat.

Fondasi Kepemimpinan dari Bangku Kuliah

Semasa menjadi mahasiswa di UNISMA, Susanto dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia pernah terlibat di Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Teknik, Senat Fakultas Teknik, hingga Himpunan Mahasiswa Sipil. Aktivitas tersebut membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemampuan komunikasi interpersonal yang kemudian menjadi bekal penting dalam dunia profesional.

Menurutnya, organisasi bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan ruang pembelajaran kehidupan yang sesungguhnya.

“Pengalaman organisasi membentuk mental, disiplin, dan soft skill. Itu yang membuat seseorang memiliki nilai lebih ketika masuk dunia kerja,” ungkapnya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Meniti Karier dari Dunia Konstruksi

Karier profesionalnya dimulai pada tahun 2001 sebagai drafter di perusahaan konstruksi di Manado. Setahun kemudian, ia beralih menjadi cost estimator di perusahaan konstruksi di Jakarta sebelum dipercaya menjadi project manager hingga tahun 2006.

Selain bekerja di perusahaan, ia juga pernah menjalankan usaha konsultan rancang bangun di wilayah Cibubur, Jakarta Timur. Pengalaman tersebut memperkuat kompetensi teknis sekaligus jiwa kewirausahaan yang dimilikinya.

Tahun 2006 menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya ketika ia bergabung dengan dunia pelatihan kerja di kementerian sebagai trainer bidang konstruksi di Balai Besar Pengembangan Tenaga Dalam Negeri Bandung. Sejak saat itu, kariernya berkembang pesat.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Program, Kepala Seksi Program dan Evaluasi, hingga Kepala Seksi Pemberdayaan di beberapa balai pelatihan kerja di Indonesia, termasuk di wilayah Aceh. Pengalaman lintas daerah tersebut memperkaya wawasan dan kemampuannya dalam merancang program pengembangan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan daerah.

Pada periode 2021–2025, ia dipercaya menjadi Koordinator Pemberdayaan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung sebelum akhirnya pada tahun 2025 mendapatkan amanah sebagai Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas di Banyuwangi.

Komitmen Mencetak SDM Siap Kerja

Dalam kepemimpinannya, Susanto berfokus pada penciptaan sumber daya manusia yang siap kerja sesuai kebutuhan industri maupun mampu mandiri melalui kewirausahaan. Ia juga dikenal aktif menggerakkan forum Skill Development Centre serta tim koordinasi vokasi daerah di berbagai kabupaten, seperti Bandung Barat, Aceh Tamiang, Purwakarta, dan Tasikmalaya.

Baginya, pelatihan vokasi bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi strategi pembangunan bangsa.

“Jika kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar, maka peluang kerja akan terbuka lebih luas. Di situlah pentingnya vokasi,” jelasnya.

Selain berkarier di pemerintahan, ia juga pernah menekuni usaha peternakan unggas di Kabupaten Bandung pada periode 2018-2021 sebagai bentuk kontribusi ekonomi sekaligus pembelajaran kewirausahaan di masyarakat.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Pesan untuk Generasi Muda

Sebagai alumni yang telah merasakan dinamika dunia kerja, Susanto berpesan kepada generasi muda agar memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin, baik dalam aspek akademik maupun organisasi.

“Belajar sungguh-sungguh untuk memperkuat kompetensi. Gunakan waktu untuk aktif berorganisasi karena itu akan membentuk karakter dan kesiapan menghadapi persaingan kerja,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara ilmu teknis, nilai spiritual, dan kemampuan sosial sebagai kunci keberhasilan jangka panjang.

Harapan untuk Almamater

Terhadap almamaternya, Susanto berharap UNISMA terus berkembang dan adaptif terhadap dinamika pasar kerja global maupun nasional melalui pembaruan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Perguruan tinggi harus agile mengikuti perubahan zaman agar menghasilkan lulusan yang benar-benar siap kerja,” ujarnya.

Semangat untuk Sesama Alumni

Di akhir pesannya, ia mengajak seluruh alumni untuk terus semangat belajar dan mengembangkan diri.

“Kuliah tidak hanya menuntut ilmu teknis, tetapi juga ilmu nonteknis seperti agama dan organisasi harus disinergikan. InsyaAllah ikhtiar kita akan membawa keberkahan dan kesuksesan,” tuturnya.

Semangat kebanggaan sebagai alumni teknik pun tetap ia gaungkan dengan penuh optimisme: “TEKNIK… D.E.S.” (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow