Dandim 0812 Lamongan Sebut Media dan Masyarakat Berperan Jaga Netralitas TNI di Pemilu 2024

Media juga diharapkan memberikan kesejukan melalui pemberitaan agar tidak menimbulkan perpecahan ditengah-tengah masyarakat ... ...

Desember 28, 2023 - 16:00
Dandim 0812 Lamongan Sebut Media dan Masyarakat Berperan Jaga Netralitas TNI di Pemilu 2024

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Masyarakat dan media di Kabupaten Lamongan memiliki peran penting dalam menjaga netralitas TNI pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Bahkan mereka juga diharapkan untuk melaporkan ke Kodim 0812 Lamongan dan koramil jajarannya, apabila menemukan prajurit TNI yang turut berkampanye.

Sedangkan untuk media berperan penting memberikan informasi yang akurat dan objektif kepada masyarakat mengenai netralitas TNI dalam Pemilu mendatang.

sejumlah-awak-media-2.jpg

Tak hanya itu, media juga diharapkan memberikan kesejukan melalui pemberitaan agar tidak menimbulkan perpecahan ditengah-tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan saat ngopi bersama sejumlah awak media di Cafe Onea, Kamis (28/12/2023).

"Tugas peran masing-masing, tidak menimbulkan hoax. Penting sekali dalam memberikan kejelasan nama atau Inisial hingga tidak menjelekkan instansi, sehingga bisa merusak komunikasi," kata Wira.

Wira mengatakan, netralitas TNI pada Pemilu 2024 sehingga seluruh jajarannya  untuk tidak memihak dan tidak memberi dukungan kepada partai politik (parpol) manapun pasangan Capres dan Cawapres RI.

sejumlah-awak-media-3.jpg

Tak hanya itu saja, jajarannya juga diharapkan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis serta tidak memberikan fasilitas sarana dan prasarana milik TNI untuk digunakan sebagai sarana kampanye.

"Keluarga prajurit TNI jajaran Kodim 0812 Lamongan yang memiliki hak pilih (Hak individu selaku warganegara) dilarang memberi arahan dalam menentukan hak pilih," ucap Wira.

Kepada prajurit TNI jajaran Kodim 0812 Lamongan, Wira mengimbau, untuk tidak memberikan tanggapan, komentar, dan upload apapun terhadap hasil quick count sementara yang dikeluarkan oleh Lembaga Survey.

"Kami akan menindak tegas prajurit TNI yang terbukti terlibat politik praktis, memihak dan memberi dukungan.  Apabila ada prajurit TNI maupun PNS militer yang melanggar, silahkan laporkan ke posko atau melalui medsos @puspentni," ujarnya.

Lebih lanjut, Wira berharap, support dan kritik kepada Kodim 0812 Lamongan demi menuju kebaikan dengan menjalin sinergitas antara awak media yang saat ini tergabung dalam SOBAT Sohib Bang Takir (Sahabat Babinsa Lamongan tanggap hingga akhir).

"Kita satu warna dan status sama cuma perannya yang berbeda, seperti pelangi. Bersama Rakyat TNI Kuat, Bersama Sobat TNI Hebat. Untuk itu kami resmikan komunitas Sobat Sohib Bang Takir," ucapnya.

Sementara itu, Kasdim 0812 Lamongan, Mayor Chb Heroe Goettojo berharap seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan apabila menemukan anggota jajarannya yang tidak netralitas agar melapor.

"Ini merupakan instrospeksi kita yang terus berupaya memperbaiki keterlibatan anggota. Kami akan memberi nasehat untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut, seandainya ada," kata Mayor Heroe.

Heroe meminta kepada masyarakat dan media agar menyebutkan secara langsung TNI AD, TNI AU ataupun TNI Laut apabila ada yang tidak netralitas pada Pemilu 2024. "Sebut saja namanya atau inisial dan dari TNI apa, agar tidak menjadi prasangka yang jelek," ucapnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow