Cium Bau Menyengat, Warga Maliaro Ternate Temukan Ojol Meninggal di Kamar Kost

Polres Ternate pada Selasa (2/6/2026) menerima laporan terkait penemuan sesosok jenazah laki-laki di sebuah kamar kost yang berlokasi di RT 014/RW 005, Kelurahan Maliaro

Juni 2, 2026 - 19:01
Cium Bau Menyengat, Warga Maliaro Ternate Temukan Ojol Meninggal di Kamar Kost

TERNATE - Polres Ternate pada Selasa (2/6/2026) menerima laporan terkait penemuan sesosok jenazah laki-laki di sebuah kamar kost yang berlokasi di RT 014/RW 005, Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Korban diketahui bernama Dwi Nandang S. Putra (36), seorang pengemudi transportasi daring atau ojek online (ojol) yang beralamat di RT 014/RW 005, Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto SIK, MH, melalui Kasi Humas Polres Ternate IPDA Sudirjo S.Ip., menyampaikan dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, penemuan jenazah bermula pada Senin (1/6/2026) sekira pukul 23.53 WIT.

Saat itu, salah seorang penghuni kost, Maya Kardi (23), mencium aroma tidak sedap dan melihat cairan berwarna merah menyerupai darah yang keluar dari bawah pintu kamar korban.

Namun, saksi mengira cairan tersebut merupakan darah ikan sehingga tidak menaruh kecurigaan lebih lanjut.

Pada Selasa (2/6/2026) sekira pukul 10.20 WIT, saksi mendengar adanya keributan di sekitar lokasi kost dan keluar dari kamar untuk mengetahui situasi.

Saat itu diketahui bahwa cairan yang terlihat pada malam sebelumnya merupakan darah yang berasal dari kamar korban.

Sekira pukul 11.00 WIT, kakak kandung korban, Eka Dessy Mustikawati (40), menerima informasi dari suaminya bahwa korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar kost. 

Setibanya di lokasi, saksi mendapati kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam dan terdapat darah yang mengalir keluar melalui celah bawah pintu.

Pemilik kost, H. Abdulrahaman Ismail (74) pun menerima laporan dari keluarga korban terkait adanya darah yang keluar dari kamar korban. 

Setelah melakukan pengecekan, saksi menemukan adanya bercak darah serta aroma tidak sedap yang berasal dari dalam kamar. Selanjutnya, pemilik kost meminta Ketua RT setempat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Satintelkam dan Satreskrim Polres Ternate tiba di tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan pengumpulan bahan keterangan. 

Selanjutnya, personel Unit Inafis Satreskrim Polres Ternate melakukan olah TKP yang dilanjutkan dengan pemeriksaan awal oleh personel Biddokkes Polda Maluku Utara.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate pada pukul 12.44 WIT untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Adapun langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan meliputi mendatangi dan mengamankan TKP, mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi, melakukan olah TKP, serta membuat laporan resmi terkait kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi dan kolesterol.

"Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Namun demikian, kami tetap melakukan pendalaman guna memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian ini,” jelas kasi Humas Polres Ternate.

Polres Ternate juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab meninggalnya korban dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak Kepolisian berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan yang dilakukan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, Polres Ternate akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini secara transparan sesuai hasil penyelidikan yang dilakukan”,tutupnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow