BGN Dorong Ahli Gizi Variasikan Menu Makan Bergizi Gratis di Papua

Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong ahli gizi di Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, untuk menambah variasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) agar siswa tidak bosan.

Mei 21, 2026 - 22:31
BGN Dorong Ahli Gizi Variasikan Menu Makan Bergizi Gratis di Papua

SENTANI - Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong para ahli gizi untuk menciptakan variasi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua. Langkah ini dinilai penting agar para peserta didik di wilayah tersebut tidak merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Gunalan, mengungkapkan bahwa variasi menu MBG di Papua masih tertinggal dibandingkan dengan wilayah lain. Sebagai perbandingan, menu MBG yang didistribusikan ke sekolah-sekolah di Pulau Jawa sudah mencapai 20 hingga 30 variasi menu. Sementara itu, di Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, baru tersedia lima hingga tujuh menu.

"Setelah kami cek di Kabupaten Jayapura baru 5-7 menu sehingga kami mendorong ahli gizi bisa membuat variasi menu agar anak-anak sekolah tidak cepat bosan," katanya di sela kegiatan sosialisasi modul bagi pelaksana MBG di Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (21/5/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, Gunalan menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan 23 modul yang berfungsi sebagai bahan promosi dan edukasi. Modul-modul ini nantinya akan dipelajari dan diterapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jayapura.

"Kami menilai Kabupaten Jayapura merupakan salah satu daerah dengan inovasi program MBG yang baik maka sosialisasi modul ini kami awali dari Kabupaten Jayapura," ujarnya.

Lebih lanjut, Gunalan menjelaskan bahwa BGN telah menerima enam testimoni positif dari Unicef serta delegasi Tiongkok mengenai pelaksanaan MBG di Kabupaten Jayapura. Salah satu dampak positif yang terlihat adalah meningkatnya minat dan kehadiran siswa untuk datang ke sekolah.

"Dengan demikian untuk lebih menarik lebih banyak anak-anak ke sekolah maka menu MBG ini harus bervariasi atau ditambahkan lagi," katanya.

Pihaknya berharap agar seluruh SPPG di Kabupaten Jayapura maupun para ahli gizi dapat bertindak sebagai agen edukasi yang terus menyebarkan informasi mengenai pentingnya program MBG kepada masyarakat luas.

"Untuk Kabupaten Jayapura sudah ada 24 SPPG yang beroperasi secara baik walaupun memang ada satu permasalahan yaitu menu yang masih minim dan ini yang akan terus kami dorong," ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow