Berkat Kerjasama Jemaah Haji Indonesia, Sektor 2 Madinah Berhasil Dorong Jemaah dalam Hitungan Menit

Kepala Sektor 2 Madinah Iskandar Mahyudin evaluasi dan tingkatkan layanan jemaah haji. Proses pemulangan cepat di hotel, 2 lift diatur per rombongan, lift khusus kursi roda untuk lansia.

Juni 20, 2026 - 21:31
Berkat Kerjasama Jemaah Haji Indonesia, Sektor 2 Madinah Berhasil Dorong Jemaah dalam Hitungan Menit

MADINAH - Evaluasi dan perbaikan dalam melayani jemaah haji Indonesia terus dilakukan oleh para petugas haji disemua lini termasuk di sektor 2 Madinah

Kepala sektor 2 Madinah Iskandar Mahyudin mengatakan, evaluasi dan peningkatan layanan bagi jemaah haji Indonesia ini sejalan dengan arahan Kepala daerah kerja (Kadaker) Madinah Khalilurrahman. 

“Alhamdulillah di jemaah di gelombang kedua ini, kita terus mendapat masukan dan motivasi dari Kadaker Khalilurrahman. Beliau memberikan kepada kita untuk evaluasi sehingga pelayanan itu terus ditingkatkan,” ucap Kepala Sektor 2 Madinah Iskandar Mahyudin kepada Media Center Haji di Madinah, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Iskandar, hasil dari evaluasi tersebut sudah terlihat dari cepatnya proses pemulangan jemaah haji Indonesia saat berada di hotel-hotel di Madinah untuk berangkat ke bandara internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah. 

“Alhamdulillah sebagaimana kita lihat, tidak sampai berapa menit jemaah sudah masuk. Rombongan masuk ke bus masing-masing, termasuk juga tas yang sudah masuk per rombongan,” kata Iskandar disela-sela pendorongan jemaah haji Indonesia kloter JKG 25 ke Bandara Madinah. 

bandara MadinahJemaah haji Indonesia dari JKG 25 saat akan berangkat ke bandara Madinah. (FOTO: Fahmi/MCH 2026)

Menurut Iskandar kecepatan dan ketepatan waktu ini tidak lepas dari andilnya para jemaah haji Indonesia yang sudah terbiasa dan setelah diberikan pemahaman oleh para petugas haji. “Jadi kita apresiasi jemaah kita,” ujar Iskandar. 

Menurutnya, meskipun terdapat tantangan seperti di hotel Karam Al Hejaz yang hanya memiliki 2 lift, pihaknya berhasil mengatasi tantangan tersebut sehingga tidak terjadi penumpukan di tiap-tiap lantai depan lift. 

“Mereka turun satu persatu, saat ini kita turunkan per rombongan. Jadi perombongan turun sampai selesai gitu terus. Sehingga tidak membuat penuh ataupun sesak bagi jemaah untuk turun,” ungkapnya. 

Menariknya di hotel tersebut juga disediakan semacam lift khusus jemaah yang menggunakan kursi roda. 

“Kita lihat di belakang kita ini adalah sejenis lift untuk visibilitas, jadi untuk memudahkan jemaah turun dari kursi roda. Tidak kita menggunakan tangga tersebut karena tangga tersebut agak curam sehingga cukup membahayakan dan Alhamdulillah hotel menyiapkan sejenis lift untuk menurunkan jemaah yang lansia membutuhkan kursi roda,” tandasnya. (*/MCH)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow