ASN Banyuwangi Tebar Kebahagiaan Idul Adha Lewat Ribuan Paket Daging Kurban
Program Banyuwangi Berbagi Kurban menyalurkan ribuan paket daging kurban dari ASN Banyuwangi kepada warga miskin hingga pelosok desa saat Idul Adha 2026.
BANYUWANGI - Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banyuwangi pada momentum Idul Adha 1446 Hijriah. Melalui program Banyuwangi Berbagi, ribuan paket daging kurban disalurkan kepada warga miskin hingga pelosok desa.
Sebanyak 191 hewan kurban yang terdiri dari 32 ekor sapi dan 157 ekor kambing berhasil dihimpun dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari gerakan sosial rutin ASN Banyuwangi yang selama ini digelar setiap “tanggal cantik”.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa Banyuwangi Berbagi merupakan program solidaritas sosial yang dilakukan secara berkala oleh ASN bersama berbagai elemen masyarakat.
“Biasanya pada tanggal cantik kami membagikan sembako untuk keluarga pra sejahtera dan bayi stunting. Khusus momentum Idul Adha ini, kami mengajak ASN dan berbagai pihak untuk berbagi daging kurban agar masyarakat juga bisa menikmati tambahan asupan protein,” kata Ipuk, Kamis (28/5/2026).
Menurut Ipuk, program tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Distribusi hewan kurban dilakukan dengan berbagai cara. Sebagian hewan diserahkan ke masjid dan musala untuk disembelih bersama warga, sementara sebagian lainnya disembelih langsung oleh para ASN sebelum dagingnya dibagikan kepada masyarakat kurang mampu.
“Terima kasih kepada seluruh ASN dan berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam Banyuwangi Berbagi Kurban ini,” ujarnya.
Potret ASN Banyuwangi saat membagikan paket daging kurban. (FOTO: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)
Antusiasme ASN dalam program tersebut juga terlihat dari semangat mereka bergotong royong mengumpulkan donasi untuk membeli hewan kurban.
Salah satunya disampaikan Arif Fauzy, pegawai Dinas Kominfo dan Persandian Banyuwangi. Meski telah berkurban di lingkungan tempat tinggalnya, Arif tetap ikut patungan bersama rekan-rekannya di kantor untuk membeli kambing kurban tambahan.
“Alhamdulillah bisa terus berbagi. Bareng teman-teman kami patungan membeli dua ekor kambing untuk diserahkan ke warga desa. Melihat mereka bahagia, kami ikut senang,” kata Arif.
Hal senada juga disampaikan Putri, ASN yang mengaku antusias mengikuti program sosial tersebut. Menurutnya, kebahagiaan sederhana justru terasa saat melihat warga menerima bantuan dengan penuh syukur.
“Sedekah dari teman-teman dikumpulkan, akhirnya kami bisa membeli kambing untuk diberikan kepada warga kurang mampu. Memang tidak seberapa, tapi melihat mereka bahagia menerima pemberian ini membuat kami ikut bahagia,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan kurban, Nur Hariri, pengurus Musala sekaligus TPQ Nuris Shibyan di Desa Banjar, Kecamatan Licin, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan ASN Banyuwangi. Wilayah tersebut diketahui menjadi salah satu desa sasaran penanganan kemiskinan di Banyuwangi.
“Alhamdulillah, semoga menjadi pahala dan berkah bagi para ASN Banyuwangi,” ucap Hariri.
Program Banyuwangi Berbagi Kurban ini pun diharapkan terus menjadi budaya gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan ASN Banyuwangi.
Tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi warga penerima, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan semangat saling membantu di momentum Hari Raya Idul Adha. (*)
Apa Reaksi Anda?