Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Suwandi Memuji Andi Harun sebagai Wali Kota yang Berhasil Membangun Kota Tepian

Anggota DPRD Kaltim, Agus Suwandi, apresiasi kepemimpinan Wali Kota Andi Harun. Penanganan banjir dan transformasi ruang publik jadi sorotan, tingkat kepuasan masyarakat capai 80 persen.

April 18, 2026 - 20:00
Anggota DPRD Kalimantan Timur,  Agus Suwandi Memuji Andi Harun sebagai Wali Kota yang Berhasil Membangun Kota Tepian

SAMARINDA - Perubahan wajah Samarinda dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dirasakan warga, tetapi juga menjadi perhatian kalangan legislatif. Di tengah dinamika pembangunan kota, penilaian terhadap kinerja kepala daerah pun mulai mengerucut pada satu hal: sejauh mana kebijakan memberi dampak nyata.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur, Agus Suwandi, secara terbuka menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Wali Kota Andi Harun. Pernyataan itu ia sampaikan saat ditemui di ruang Fraksi Gerindra, Gedung DPRD Kaltim, Kamis (16/4/2026).

"Saya harus jujur mengatakan, beliau berhasil," ucapnya kepada sejumlah wartawan di ruang Fraksi Gerindra Gedung DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Samarinda, Kamis (16/4/2026).

Bagi Agus, penilaian tersebut bukan sekadar pandangan pribadi. Ia mengaku sering mendengar langsung suara masyarakat saat turun ke daerah pemilihan, khususnya di Samarinda.

"Setiap kali ada reses, saya mendengar pujian warga terhadap kepemimpinan yang sekarang. Yaitu Pak Andi Harun. Terutama soal mengatasi banjir," ucap Sekretaris DPD Partai Gerindra Kaltim itu yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Samarinda itu.

Isu banjir memang menjadi salah satu persoalan klasik di Samarinda. Namun dalam beberapa tahun terakhir, berbagai upaya penanganan mulai menunjukkan hasil. Hal ini pula yang dinilai menjadi salah satu faktor meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah kota.

Sebuah survei bahkan mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Andi Harun mencapai 80 persen. Agus menilai capaian tersebut sejalan dengan perubahan yang dirasakan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun penataan kota.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya terlihat dari proyek besar, tetapi juga dari transformasi ruang publik yang lebih representatif. Ia mencontohkan sejumlah program yang dinilai berhasil mengubah wajah kota, seperti kawasan Teras Samarinda yang menonjolkan tepian Sungai Mahakam, perbaikan fasilitas olahraga di GOR Segiri, hingga revitalisasi kawasan Balai Kota.

Perubahan tersebut, kata Agus, menciptakan kesan baru terhadap Samarinda sebagai ibu kota provinsi yang lebih tertata dan modern.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Peran pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dinilai turut memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam menjalankan program pembangunan.

"Anggaran mengatasi banjir kota Samarinda itu hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemkot samarinda. Masing-masing berperan," ujar Agus yang pernah duduk di Komisi III DPRD Kaltim membidangi pembanguan infrastruktur.

Dalam pandangannya, pendekatan kolaboratif tersebut menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan pembangunan, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di daerah lain di Kalimantan Timur.

Ia menilai model kerja sama lintas level pemerintahan yang diterapkan di Samarinda dapat menjadi rujukan bagi kepala daerah lain dalam menghadapi tantangan serupa.

"Saya kira pengalaman di kota Samarinda patut dicontoh para kepala daerah lain," kata Agus. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow