Amankan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan ke Poktan

Bupati menyatakan bahwa distribusi alsintan ini merupakan bagian dari rencana aksi komprehensif Pemkab Lamongan dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca ekstrem dan musim kering yang akan datang.

Juni 11, 2026 - 13:33
Amankan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan ke Poktan

LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mematangkan langkah strategis untuk mengamankan swasembada pangan nasional. Sebagai wujud nyata mendukung daerahnya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Indonesia, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan).

​Penyerahan bantuan bersumber dari APBN Pusat Tahun 2026 tersebut dilakukan secara simbolis kepada 7 (tujuh) Ketua Poktan di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, Kamis (11/6/2026). Bantuan spesifik yang diserahkan kali ini berupa Traktor Roda Crawler (Rotavator) tipe RTV-200.

​Bupati menyatakan bahwa distribusi alsintan ini merupakan bagian dari rencana aksi komprehensif Pemkab Lamongan dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca ekstrem dan musim kering yang akan datang.

​"Hari ini kita menyaksikan penyerahan bantuan yang telah kita siapkan untuk program swasembada pangan dan memperkuat Lamongan sebagai lumbung pangan di tahun 2026," ujarnya. 

Rencana Aksi Hadapi Cuaca Ekstrem dan Kejar Target Tanam

​Tidak hanya rotavator, bupati membeberkan bahwa pemerintah telah menyiapkan ratusan unit sarana prasarana pengairan dan mesin pertanian modern lainnya yang siap diterjunkan ke lapangan dalam waktu dekat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi 2

​Langkah ini diambil untuk mengantisipasi wilayah-wilayah tadah hujan agar tetap produktif meski memasuki musim kemarau. Total bantuan yang disiapkan meliputi,​108 unit pompa air, ​13 unit rotavator, ​23 unit hand tractor, ​181 unit Irigasi Perpompaan (Irpom) dan Irigasi Perpipaan (Irpip) dan ​3 unit combine (mesin pemanen).

​"Irigasi perpompaan dan perpipaan ini dalam beberapa saat lagi langsung kita pasang di lapangan secara serentak, terutama di daerah-daerah tadah hujan agar petambak atau petani bisa mengambil air dengan mudah," katanya. 

Lompatan Indeks Pertanaman dan Transformasi Modernisasi

Apresiasi besar dari Pemerintah Pusat ini bukan tanpa alasan. Lamongan dinilai sukses mencatatkan prestasi gemilang pada sektor pertanian di tahun sebelumnya.

​Dari Luas Baku Sawah (LBS) yang sebesar 95.000 hektar, petani Lamongan berhasil melakukan panen dengan akumulasi luasan mencapai 193.000 hektar. Capaian ini mendongkrak Indeks Pertanaman (IP) Lamongan secara drastis dari 1,64 menjadi 2,1.

​Pada tahun 2026 ini, Lamongan ditargetkan menaikkan Luas Tambah Tanam (LTT) secara signifikan dari 193.000 hektar menjadi 233.384 hektar.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi 3

​"Kenaikan ini harus terus kita upayakan melalui berbagai rencana aksi. Mulai dari pemilihan bibit unggul, program pemupukan serentak, jaminan ketersediaan pupuk, hingga pemberantasan hama dengan obat-obatan yang sudah siap tersedia," tuturnya. 

​Pak Yes juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi modern seperti combine harvester dan drone untuk menekan angka kehilangan hasil panen (losses).

​Menurutnya, panen manual berisiko menghilangkan hasil hingga 10 persen karena tercecer. "Dengan modernisasi, risiko kerugian ditekan, Nilai Tukar Petani (NTP) akan naik, dan masyarakat akan jauh lebih sejahtera," ucap pak Yes. 

​Bantuan Berbasis Kelompok Tani, Bukan Perorangan

​Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Lamongan, Mugito, menegaskan bahwa seluruh bantuan alsintan ini didistribusikan dengan basis kelompok, bukan perorangan, guna memastikan pemanfaatan yang adil dan akuntabel.

​"Tidak ada bantuan alsintan yang kita serahkan berbasis perorangan, semuanya berbasis Poktan. Hari ini, 7 unit rotavator diserahkan langsung secara simbolis kepada para Ketua Poktan," ujar Mugito.

​Berikut adalah 7 Kelompok Tani (Poktan) yang menerima bantuan secara simbolis hari ini:

• ​Poktan Sumber Tani Dua (Desa Sumberbendo, Kecamatan Mantup)

• ​Poktan Harapan Makmur Tugulor (Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu)

• ​Poktan Mulyo Tani Kanoman (Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung)

• ​Poktan Sekar Gading III (Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran)

• ​Poktan Tani Seger Satu (Desa Karangwungu, Kecamatan Karanggeneng)

• ​Poktan Sri Manunggal (Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu)

• ​Poktan Sekar Srengenge VI (Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran)

​Melalui sinergi teknologi modern dan komitmen kuat para petani, Pemkab Lamongan optimis target perluasan tanam tahun ini dapat tercapai demi menjaga stabilitas pangan daerah sekaligus nasional. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow