70 Persen Wilayah Banjarnegara Rawan Longsor, Wabup Wakhid Apresiasi Kinerja Relawan Tangani Bencana
Wabup Banjarnegara apresiasi peran relawan kebencanaan tangani longsor di wilayah rawan. BPBD tekankan soliditas, koordinasi, dan kesiapsiagaan di tengah cuaca ekstrem.
BANJARNEGARA - Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali Lc mengapresiasi kinerja relawan kebencanaan dari berbagai kesatuan dan organisasi telah membantu pemerintah dalam menangani berbagai bencana alam yang terjadi di Banjarnegara.
"Seperti diketahui, 70 persen wilayah Banjarnegara merupakan daerah rawan bencana alam tanah longsor dan bergerak", ujar Wakhid Jumali kepada media, Sabtu (18/4/2026)
Wabub juga menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen di masyarakat sangat dibutuhkan dalam menangani ancaman bencana terutama saat musim penghujan seperti saat ini.
Senada juga disampaikan saat meresmikan musala dan silaturahmi relawan kebencanaan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jumat (17/4/2026).
Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, Lc menegaskan, relawan memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Dedikasi dan semangat kemanusiaan para relawan sangat membantu saat terjadi musibah.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, SSTP M.Si, mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antar relawan serta meningkatkan koordinasi di lapangan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu bencana.
“Soliditas harus terus dijaga. Apalagi dengan kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang, relawan harus lebih sigap dan meningkatkan komunikasi, khususnya dengan pemerintah desa,” tandas Aji Piluroso.
Menurut Aji, komunikasi yang intensif akan mempercepat respons saat muncul tanda-tanda potensi bencana. Dengan kerjasama ini pula penanganan bencana yang terjadi di Banjarnegara dapat dilakukan lebih cepat dan dampak yang ditimbulkan bisa ditekan semaksimal mungkin.
"Selama ini, relawan telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai penanganan bencana yang terjadi, mulai dari proses evakuasi korban hingga distribusi bantuan logistik", imbuh Aji Piluroso, Kalaksa BPBD Banjarnegara. (*)
Apa Reaksi Anda?