390 Gerai KDKMP di Kabupaten dan Kota Kediri Ditarget Rampung 2026
Forkopimda Kediri bersama TNI mempercepat pembangunan 390 Gerai KDKMP. Program ini ditarget rampung Maret–April untuk memperkuat ekonomi desa.
KEDIRI Jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Kediri meneguhkan komitmen untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kediri.
Komitmen tersebut terlihat saat jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Kediri dan Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah mengikuti vidcon bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita terkait pembangunan gerai KDKMP.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah memaparkan progres pembangunan gerai KDMP di wilayah Kediri. Dalam paparannya, Letkol Inf menyampaikan bahwa target pembangunan Gerai KDKMP di wilayah teritorial Kodim 0809/Kediri menyesuaikan jumlah desa dan kelurahan, yakni sebanyak 390 titik, yakni 344 di Kabupaten Kediri dan 46 di Kota Kediri.
Ia menjelaskan, dari total tersebut, sebanyak 337 titik telah terdukung pendanaan dengan total anggaran Rp213,2 miliar, sementara 53 titik masih dalam proses penyelesaian dan koordinasi lintas sektor. Dalam kesempatan yang sama, disampaikan bahwa sistem pekerjaan dilakukan secara paralel dengan pembagian lima zona kerja, melibatkan 54 tenaga kerja per titik dalam dua shift, serta diawasi secara ketat melalui pemasangan CCTV di setiap lokasi.
Selain itu, pembangunan juga mampu menyerap kurang lebih 4.650 tenaga kerja sipil serta 846 tenaga kerja untuk struktur atas, instalasi, dan pekerjaan aluminium. Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan bahwa percepatan pembangunan gerai KDMP merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kami berkomitmen melaksanakan pembangunan secara profesional, transparan, dan tepat waktu. Sistem kerja paralel dan pengawasan ketat kami terapkan agar hasilnya maksimal serta mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Dandim.
Untuk kendala lahan, Kodim 0809/Kediri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten dan Kota Kediri. Seperti di wilayah Kota Kediri, yang mana beberapa kelurahan tidak memiliki lahan kosong karena seluruh wilayahnya telah berupa ruko dan permukiman.
Mengatasi hal tersebut, Kodim 0809/Kediri dan Forkopimda telah melakukan survei dan akan mengajukan pemanfaatan aset milik Pemprov, Pemkot, maupun BUMN yang sudah tidak produktif untuk dialihfungsikan menjadi lokasi Gerai KDKMP.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati dan Wali Kota guna mencari solusi terbaik,” ujarnya.
Dandim 0809/Kediri juga menegaskan, target penyelesaian pembangunan gerai di seluruh desa dan kelurahan di Kota dan Kabupaten Kediri ditargetkan rampung pada Maret hingga April tahun ini.
“Pastinya tahun ini semua desa dan kelurahan wajib memiliki Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Rakor dan vidcon tersebut dilaksanakan di Koperasi KDKMP Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. KDKMP tersebut termasuk dalam salah satu program KDKMP ekspres yang pembangunannya hanya dalam kurun waktu 30 hari, menjadikannya gerai KDKMP dengan pembangunan tercepat.
Kepala Desa Nambaan Mugiono mengungkapkan apresiasinya terhadap pendampingan yang dilakukan Kodim 089/Kediri.
"Dengan adanya perhatian langsung dari tingkat nasional, Alhamdulillah Desa Nambaan yang didampingi oleh Kodim 0809 mendapatkan apresiasi yang baik. Target pengerjaan selama satu bulan dapat tercapai 100 persen sesuai program yang ditetapkan. Dalam proses pembangunan, Alhamdulillah tidak ada kendala berarti. Alih fungsi bangunan sudah kami selesaikan dan masyarakat sangat antusias membantu, sehingga target satu bulan bisa tercapai dengan baik melalui koordinasi bersama," ungkapnya.
Dengan adanya gerai KDKMP ini, Mugiono berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, membantu kegiatan UMKM serta pelayanan kesehatan, termasuk mendukung program ketahanan pangan yang terintegrasi dalam kegiatan KDKMP Desa Nambaan.
Ke depan, gerai ini tetap difokuskan pada peningkatan perekonomian warga sesuai aturan yang berlaku. "Untuk UMKM desa, nantinya produk-produk lokal akan dipasarkan di gerai ini. Desa kami memiliki cukup banyak pelaku UMKM, sehingga bisa ditampilkan dan dipasarkan di sini, selain kegiatan penyaluran sembako dari Kodim," jelasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?