170 Meter Harapan Baru, Jalan TMMD 128 Gresik Ubah Akses Petani di Slempit
Di tengah hamparan ladang hijau Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, sebuah jalan baru membelah persawahan.
MALANG - Di tengah hamparan ladang hijau Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, sebuah jalan baru membelah persawahan. Panjangnya hanya 170 meter, tetapi bagi petani setempat, jalur ini membawa arti yang jauh lebih besar daripada sekadar angka.
Jalan cor beton hasil program TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik itu kini menjadi simbol perubahan bagi masyarakat desa.
Selasa (12/5/2026), Kapten Arh Kuntoko selaku koordinator pembangunan meninjau hasil pekerjaan bersama Sekretaris Desa Slempit Kuspriadi.
Mereka berjalan di atas jalan yang sebelumnya berupa akses sulit dilalui, terutama ketika hujan membuat tanah menjadi licin dan becek.
Kini kondisi itu berubah. Petani dapat lebih mudah menuju lahan, membawa pupuk, dan mengangkut hasil panen tanpa hambatan berarti.
“Alhamdulillah jalan ini telah selesai dikerjakan. Semoga membantu meningkatkan aktivitas pertanian masyarakat Desa Slempit,” kata Kapten Kuntoko.
Di tepi jalan, sejumlah warga tampak memanen cabai merah. Aktivitas itu menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana infrastruktur yang baik dapat memperkuat roda ekonomi desa.
TMMD 128 Gresik tidak hanya menghadirkan beton dan konstruksi, tetapi juga menumbuhkan optimisme baru. Dari jalan yang terbentang di antara ladang, masyarakat melihat harapan akan pertanian yang lebih produktif dan kehidupan yang semakin baik.(*)
Apa Reaksi Anda?