Waspada Longsor Susulan TPST Bantargebang, BNPB Soroti Potensi Hujan Deras

BNPB memperingatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang, Bekasi, akibat curah hujan tinggi. Hingga Senin (9/3), tercatat 4 orang meninggal dunia dan 5 lainnya masih dalam pencarian tim SAR gab

Maret 9, 2026 - 16:00
Waspada Longsor Susulan TPST Bantargebang, BNPB Soroti Potensi Hujan Deras

JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan peringatan serius terkait risiko longsor susulan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Peringatan ini muncul menyusul prakiraan cuaca BMKG yang menunjukkan potensi hujan lebat di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa stabilitas timbunan sampah di lokasi kejadian saat ini masih sangat labil. Kondisi ini diperparah dengan tingginya intensitas hujan yang dapat memicu pergerakan material sampah kapan saja.

“Tim di lapangan diinstruksikan untuk menjalankan protokol keselamatan secara ketat agar tidak menambah korban jiwa,” tegas Abdul Muhari di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Kronologi dan Dampak Kejadian

Tragedi longsor "gunung sampah" ini terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang pada Minggu (8/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Selain menelan korban jiwa, material longsor juga menimbun sejumlah truk sampah serta bangunan warung yang berada di sekitar lokasi.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, melaporkan bahwa operasi pencarian terus dilakukan secara masif oleh tim gabungan dari BPBD Kota Bekasi, Unit Siaga SAR Bekasi, dan BPBD Provinsi Jakarta.

“Hari ini Senin sekitar pukul 12.05 WIB satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi,” jelas Desiana.

Data Korban dan Proses Evakuasi

Hingga saat ini, data sementara menunjukkan total 13 orang terdampak bencana ini. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Meninggal Dunia (4 Orang): Enda Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno (Sopir Truk), dan Irwan Supriatin (Sopir Truk).

  • Selamat (4 Orang): Budiman, Johan, Safifudin, dan Slamet.

  • Dalam Pencarian (5 Orang): Riki, Hardianto, Ato, Dofir, dan satu korban yang belum teridentifikasi.

Pengerahan Ratusan Personel dan Alat Berat

Sebanyak 336 personel SAR gabungan telah diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi. Untuk menembus timbunan material yang masif, tim mengerahkan alat berat seperti ekskavator untuk membuka akses jalan. Selain itu, anjing pelacak (K9) juga dikerahkan guna mendeteksi keberadaan korban yang diduga masih tertimbun di bawah tumpukan sampah.

Pemerintah menghimbau warga dan pekerja di sekitar TPST Bantargebang untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi petugas di lapangan mengingat ancaman cuaca ekstrem masih mengintai. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow