Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Dorong Generasi Z Jadi Pelaku Ekonomi Digital

Wakil Ketua DPRD Sumbar (Sumatera Barat) sekaligus Sekretaris DPW Partai NasDem Sumbar, Nanda Satria, kembali membuktikan komitmennya

Mei 25, 2026 - 11:31
Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Dorong Generasi Z Jadi Pelaku Ekonomi Digital

PADANG PANJANG - Wakil Ketua DPRD Sumbar (Sumatera Barat) sekaligus Sekretaris DPW Partai NasDem Sumbar, Nanda Satria, kembali membuktikan komitmennya memajukan generasi muda.

Komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Digital Marketing dan Affiliate TikTok yang berlangsung pada 24–26 Mei 2026 di Kota Padang Panjang.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatiannya terhadap transformasi ekonomi kreatif di Ranah Minang.

Program ini lahir dari pokok-pokok pikiran (Pokir) Nanda Satria, yang dikemas dalam kolaborasi erat antara DPRD Sumbar, Pemprov Sumbar, media Haluan, komunitas digital Jago Komunitas, serta menghadirkan kreator dan praktisi sukses langsung dari Jakarta.

Kegiatan ini mengusung tema besar 'Melalui Pelatihan Digital Marketing Kita Tingkatkan Kemampuan Pelaku Usaha Muda dalam Menjangkau Pasar yang Lebih Luas, Memperkuat Branding dan Meningkatkan Penjualan Melalui Platform Digital'.

DPRD Sumbar pelatihan wirausaha 2

Dalam kegiatan ini, peserta juga dibekali dengan materi spesifik 'Affiliate & Livestreamer = Cuan Puluhan Juta Hingga Miliaran dari Rumah'.

Antusiasme anak muda Sumatera Barat sangat luar biasa. Ribuan pendaftar datang dari berbagai kabupaten/kota.

Namun setelah seleksi ketat, terpilih 90 peserta terbaik dengan rentang usia maksimal 30 tahun, yang mayoritas merupakan generasi Z.

Mereka mendapatkan pelatihan lengkap mulai dari strategi pemasaran digital, pembuatan konten, teknik siaran langsung (livestreaming), penguatan merek produk, hingga strategi menjadi affiliator sukses.

Pendekatan belajar langsung dipandu mentor profesional dan praktisi yang sudah membuktikan kesuksesannya di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Nanda Satria menegaskan bahwa anak muda Sumatera Barat tidak boleh hanya menjadi penonton atau pengguna teknologi, melainkan harus menjadi pelaku utama yang menghasilkan nilai ekonomi.

“Kita ingin anak-anak muda Sumbar menjadi generasi kreatif, inovatif, dan produktif. Handphone, Android, maupun iPhone jangan hanya dipakai untuk hiburan semata, tetapi harus bisa menjadi alat untuk menghasilkan dan membangun usaha,” tegas Nanda Satria, Minggu (24/05/2026).

Ia menambahkan, keahlian digital kini bukan sekadar kelebihan, tapi kebutuhan mutlak. Pelatihan ini bukan seremonial, melainkan langkah konkret membangun ekosistem digitalpreneur muda. 

Berdasarkan rekam jejak program serupa tahun lalu, hasilnya sangat nyata. Bahkan, pelatihan tahun lalu tercatat sebagai program affiliate pertama yang digagas pemerintah daerah di Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, dari angkatan sebelumnya sudah banyak yang berkembang pesat. Ada yang penghasilannya stabil Rp3 sampai 5 juta per bulan, bahkan tak sedikit yang tembus puluhan juta rupiah setiap bulan hanya dari rumah,” ungkapnya bangga.

Nilai lebih dari program Nanda Satria ini adalah keberlanjutannya. Para lulusan pelatihan tidak dibiarkan berjuang sendiri.

Mereka akan masuk tahap pendampingan lanjutan melalui program inkubasi digital dan secara khusus disambungkan ke jaringan Haluan Digital Agency salah satu agensi mitra TikTok terbesar di Indonesia beserta ratusan merek dan perusahaan yang sudah bekerja sama.

Tujuannya jelas, ungkap Nanda, agar produk-produk lokal Sumbar mendapat tempat di etalase digital nasional, dan anak muda Sumbar punya akses pasar yang luas.

DPRD Sumbar pelatihan wirausaha

“Kita tidak boleh tertinggal dalam era digital. Anak muda Sumbar harus berani tampil, berani berkarya, dan mampu bersaing secara nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Mahdianur, dalam laporannya menegaskan kegiatan ini sangat selaras dengan visi Pemprov Sumbar dalam rangka transformasi ekonomi masyarakat.

Program ini menjadi bagian pendukung nyata dari kebijakan Digital Nagari Hub dan Nagari Creative Hub, yang bertujuan mendemokratisasi akses ekonomi digital hingga ke tingkat nagari.

Secara resmi, kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada Nanda Satria atas inisiatifnya yang dinilai tepat sasaran dan strategis.

Menurut Mahyeldi, penguatan SDM dan transformasi digital adalah kunci utama kemajuan Sumatera Barat ke depan, dan keterlibatan anak muda adalah kuncinya.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Imbral, Rahmat Hidayat, Alias Chandra, M. Yusuf, Nasrul A, serta para tokoh masyarakat dan pegiat digital.

Nanda Satria berharap, melalui langkah ini akan lahir ribuan wirausaha digital baru yang tidak hanya menyejahterakan diri sendiri, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan mengangkat nama baik serta produk unggulan Sumatera Barat ke panggung dunia. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow