Tingkatkan Keselamatan Kerja, Polbangtan Malang Gelar Kuliah Tamu K3
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menggelar kuliah tamu tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pertanian dan peternakan.
MALANG Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menggelar kuliah tamu bertema Awareness Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pertanian dan peternakan pada Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Ghiri Sabha Kampus I Polbangtan Malang ini menghadirkan narasumber Moh. Nur Syaiin, Director Esaco Learning Center. Kuliah tamu tersebut diikuti oleh mahasiswa dari jurusan pertanian dan peternakan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya penerapan K3 dalam kegiatan pertanian dan peternakan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta penggunaan alat dan mesin pertanian.
Dalam pemaparannya, Moh. Nur Syaiin menjelaskan bahwa K3 tidak lagi sekadar menjadi persyaratan administratif, tetapi telah menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem kerja yang aman dan berkelanjutan di sektor pertanian dan peternakan.
Ia menyebutkan, pekerja di sektor ini menghadapi berbagai potensi risiko, seperti cedera fisik saat menangani ternak, paparan penyakit zoonosis, hingga risiko kecelakaan akibat penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus dipahami oleh semua pelaku sektor pertanian dan peternakan. Saat ini pertanian berkembang menuju smart farming, dengan penggunaan teknologi dan alsintan yang semakin luas, sehingga potensi risiko juga perlu diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dasar tentang cara mengenali potensi bahaya, melakukan mitigasi risiko, serta menerapkan praktik kerja yang aman saat menjalani kegiatan praktikum maupun saat bekerja di lapangan.
Polbangtan Malang berharap pembekalan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga menanamkan budaya keselamatan kerja dan profesionalisme sebagai bekal penting bagi calon sumber daya manusia pertanian di masa depan. (*)
Apa Reaksi Anda?