Tersisa 660 Kuota Mudik Gratis Pemprov Jabar Tahun Ini, Berikut Rute yang Masih Bisa Dipesan
Satlantas Polres Cianjur membatasi operasional truk besar 13–29 Maret 2026 di jalur non-tol demi kelancaran arus mudik Lebaran. Angkutan kebutuhan pokok dan BBM tetap diberi pengecualian.
BANDUNG Masyarakat yang ingin mengikuti mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) diimbau segera mendaftarkan diri melalui aplikasi Sapawarga. Hal itu karena kuota mudik gratis 2026 tersisa 660 dari 3.040 kuota yang disediakan.
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dhani Gumelar mengatakan, per Selasa (3/3/2026), tinggal tiga rute yang masih bisa dipesan tiketnya, yakni Bandung ke Sukabumi, Bogor ke Pelabuhan Ratu dan Bogor (Cileungsi) ke Bandung.
"Rinciannya, rute Bandung ke Sukabumi tersisa 288 kuota, Bogor ke Pelabuhan Ratu 156 kuota, Bogor (Cileungsi) ke Bandung 216 kuota," kata Dhani.
Sementara itu, tiket rute lain sudah habis dipesan, di antaranya Bekasi ke Tasikmalaya, Bandung ke Solo, Bandung ke Wonogiri, Bandung ke Yogyakarta, dan Bekasi ke Bandung, Rabu (04/03/2026).
Selain itu, tiket yang habis yakni rute Bandung ke Ciledug, Bandung ke Semarang, Bandung ke Solo, Bandung ke Sragen, Bandung ke Yogyakarta (Jasa Raharja), Yogyakarta ke Bandung, serta Bekasi ke Purbalingga.
Masyarakat bisa memesan tiket yang masih tersedia melalui aplikasi Sapawarga. Pendaftaran mudik gratis dibuka pada 11 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026. Saat mendaftar, pemudik hanya perlu memasukan data diri seperti nama, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir dan rute keberangkatan.
Pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1-12 Maret 2026.
Mudik gratis ini bisa diikuti masyarakat berdomisili di Jawa Barat yang akan mudik ke luar Jawa Barat. Masyarakat di luar Jawa Barat yang ingin mudik ke Jawa Barat pun dapat memesan tiket mudik gratis.
Bagi warga yang sudah memesan tiket akan berangkat pada 13, 14 dan 15 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari beberapa lokasi, seperti Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi. Jumlah bus yang disediakan sebanyak 74 bus.
Program mudik gratis diharapkan dapat membantu masyarakat pulang kampung dengan layak. Masyarakat pun bisa berhemat karena tak perlu mengeluarkan biaya mudik 2026.
Selain itu, mudik gratis dengan bus dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga menekan tingkat kemacetan.
Program mudik gratis yang telah menjadi salah satu pelayanan publik unggulan tahunan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Program ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan keterjangkauan transportasi bagi pemudik, sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dan mendukung kenyamanan warga yang kembali ke kampung halaman.
Adapun tujuan program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah berujuan untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik, dengan menyediakan moda angkutan yang memenuhi standar teknis, kita berusaha menekan angka kecelakaan yang umum terjadi pada musim mudik.
Selain itu, juga mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan pribadi, bus yang disediakan gratis membuat lebih banyak orang memilih transportasi terorganisir, sehingga arus kendaraan di jalan raya lebih tertib dan terkontrol.
Serta untuk meringankan beban masyarakat, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang tinggi. (*)
Apa Reaksi Anda?