Sokong Mekanisasi, Pemkab Cianjur Gelar Kompetisi Kelompok Tani Berhadiah Ratusan Juta
Melalui program ini, otoritas daerah berupaya mendorong transformasi tata kelola lahan yang lebih produktif dan efisien di seluruh wilayah administrasi Cianjur.
CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur (Pemkab Cianjur) melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan membuka kesempatan besar bagi para petani lokal untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.
Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kompetisi khusus antar-kelompok tani yang memperebutkan stimulasi sektor agraris dalam bentuk pemenuhan fasilitas penunjang produksi.
Melalui program ini, otoritas daerah berupaya mendorong transformasi tata kelola lahan yang lebih produktif dan efisien di seluruh wilayah administrasi Cianjur.
Melansir informasi tersebut dari akun media sosial Instagram @dinaspertanian.cianjur yang menegaskan bahwa agenda ini menjadi bagian dari realisasi program unggulan Bupati Cianjur tahun 2026.
"Fokus utama dari kegiatan ini diarahkan pada penguatan sarana dan prasarana penunjang bagi kelembagaan petani di tingkat tapak," unggah akun tersebut dikutip TIMES Indonesia, pada Kamis (21/5/2026).
Adapun alokasi dana stimulan yang disiapkan mencapai angka Rp300.000.000 untuk pemenang, di mana komposisi bantuan barang yang disalurkan nantinya akan disesuaikan secara spesifik berdasarkan proposal kebutuhan yang diajukan kelompok tersebut.
Untuk mengikuti seleksi ini, terdapat sejumlah kriteria mutlak yang harus dipenuhi oleh para calon peserta.
Kelompok tani diwajibkan telah terdaftar resmi di sistem informasi penyuluhan pertanian atau Simluhtan minimal selama lima tahun dan memiliki luas lahan garapan yang proporsional sesuai ketentuan.
Selain itu, komposisi kepengurusan harus melibatkan sekurang-kurangnya 20 persen petani milenial, tidak sedang terjerat permasalahan kredit perbankan, serta belum pernah menerima bantuan serupa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Dalam hal ini lebih lanjut proses penyaringan pemenang sendiri bakal diterapkan secara ketat melalui empat tahapan utama, yang diawali dari seleksi administrasi berkas.
Setelah itu, tim penilai akan melakukan verifikasi faktual secara langsung di lapangan, mengevaluasi kebutuhan riil kelompok, hingga melakukan penilaian kelayakan akhir terhadap dokumen rancangan kegiatan yang dikirimkan.
Setiap kelompok tani dibebaskan memilih satu dari tiga rumpun tema utama yang disediakan, yakni pertanian berkelanjutan atau ramah lingkungan, sistem pertanian terpadu, serta hilirisasi produk pascapanen.
Bagi kelompok tani di Kabupaten Cianjur yang berminat, batas akhir pengumpulan berkas dan pendaftaran ditutup pada 31 Mei 2026 tepat jam 16.00 WIB.
Pihak penyelenggara membuka akses komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan asistensi atau panduan penyusunan proposal lebih lanjut.
Layanan informasi dapat diakses melalui saluran telepon seluler ke nomor kontak Iwan di 085188258080 atau dengan mendatangi langsung kantor Dinas TPHP Kabupaten Cianjur serta Balai Penyuluh Pertanian yang tersebar di tiap-tiap kecamatan setempat. (*)
Apa Reaksi Anda?