Ramadan Penuh Berkah: YPPI Widya Gama Malang Santuni 200 Anak Yatim dalam Buka Bersama dan Pengajian Nuzulul Qur’an

Suasana haru, kebersamaan, dan penuh keberkahan mewarnai kegiatan Buka Bersama Anak Yatim Piatu dan Pengajian Nuzulul Qur’an yang digelar di Masjid Al Farabi YPPI Widya Gama Malang, Jumat (6/3/2026).

Maret 6, 2026 - 21:30
Ramadan Penuh Berkah: YPPI Widya Gama Malang Santuni 200 Anak Yatim dalam Buka Bersama dan Pengajian Nuzulul Qur’an

MALANG Suasana haru, kebersamaan, dan penuh keberkahan mewarnai kegiatan Buka Bersama Anak Yatim Piatu dan Pengajian Nuzulul Qur’an yang digelar di Masjid Al Farabi YPPI Widya Gama Malang, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Kemakmuran Masjid dan Mushola (DKMM) Masjid Al Farabi Widya Gama Malang sebagai bagian dari rangkaian ibadah dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan lembaga di bawah naungan YPPI Widya Gama Malang, antara lain Rektor Universitas Widya Gama Malang (UWG) beserta jajaran Wakil Rektor, Direktur STIKES WGH, Kepala SMA/SMK Widya Gama Malang, para dosen dan karyawan UWG Malang, serta pengurus DKMM.

Kegiatan ini juga menghadirkan 200 anak yatim piatu dari dua panti asuhan di wilayah Kota dan Kabupaten Malang, yaitu Panti Asuhan Muhammadiyah Bareng dan Panti Asuhan Muhammadiyah Pakis Malang, yang datang bersama para pengurus panti untuk mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengajian hingga buka puasa bersama.

Wujud Kepedulian Sosial dan Kebersamaan

Ketua DKMM Masjid Al Farabi, Dr. Ir. H. Riman, MT., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim ini merupakan hasil sinergi berbagai lembaga dan unit kerja di lingkungan YPPI Widya Gama Malang.

“Terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir serta para donatur, khususnya bapak dan ibu dosen di lingkungan YPPI Widya Gama Malang yang telah memberikan donasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Santunan kepada anak-anak yatim ini berasal dari donasi berbagai unsur, antara lain Universitas Widya Gama Malang, STIKES WGH, SMA/SMK Widya Gama Malang, Koperasi Widya Gama, Ikatan Wanita Widya Gama Malang (IW), serta para donatur lainnya.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris YPPI Widya Gama Malang, Rektor UWG Malang, dan Ketua STIKES WGH kepada perwakilan pengurus panti asuhan.

Santuni-duafa.jpg

Sedekah Membuka Pintu Rezeki

Dalam sambutannya, Sekretaris YPPI Widya Gama Malang, Drs. Abdurrahman Antoni, MM, menyampaikan pesan inspiratif tentang kekuatan sedekah dalam membuka pintu keberkahan rezeki.

Ia mengisahkan cerita pada zaman Nabi Musa AS tentang sepasang suami istri yang awalnya hidup dalam kemiskinan. Setelah berdoa melalui Nabi Musa, pasangan tersebut memperoleh kekayaan dan dianjurkan untuk memperbanyak sedekah.

“Setelah dua bulan berlalu, Nabi Musa melihat pasangan tersebut justru semakin kaya. Artinya, pintu keberkahan rezeki melalui sedekah sangat luar biasa,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim seperti ini merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan oleh YPPI Widya Gama Malang sebagai wujud kepedulian sosial dan pengamalan nilai-nilai keislaman.

Menggali Hikmah Nuzulul Qur’an

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh K.H. Abdurrahim Said, S.Ag., M.A, Sekretaris Umum MUI Kota Malang. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menggali makna besar dari peristiwa Nuzulul Qur’an, yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan.

“Pada bulan Ramadhan Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, sekaligus pembeda antara yang haq dan yang batil,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui proses panjang. Nabi Muhammad SAW melakukan khalwat atau menyendiri di Gua Hira, hingga akhirnya Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertama dari Allah SWT.

Menurutnya, untuk memperoleh sesuatu yang istimewa dalam hidup, manusia juga perlu menempuh jalan kesungguhan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Di sepertiga malam terakhir Allah membuka pintu ampunan. Jika hamba memohon ampun kepada-Nya, maka Allah akan mengabulkannya,” ungkapnya.

YPPI-Widya-Gama.jpg

Keutamaan Membaca Al-Qur’an

Dalam ceramahnya, K.H. Abdurrahim Said juga menekankan bahwa mempelajari dan membaca Al-Qur’an memiliki keberkahan yang luar biasa.

Menurutnya, Allah SWT akan membimbing orang-orang yang mempelajari Al-Qur’an. Banyaknya anak-anak hafidz Al-Qur’an di berbagai penjuru dunia menjadi bukti nyata bahwa Allah benar-benar menjaga keaslian kitab suci tersebut.

“Mempelajari Al-Qur’an penuh dengan keberkahan. Allah membimbing orang-orang yang belajar Al-Qur’an, bahkan banyak anak-anak yang mampu menghafalnya. Ini bukti bahwa Allah menjaga keaslian Al-Qur’an,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa membaca Al-Qur’an membawa banyak manfaat dan kebaikan bagi kehidupan manusia.

“Berbahagialah orang yang setiap hari membaca Al-Qur’an. Setiap huruf yang dibaca akan dilipatgandakan pahalanya dan menjadi hasanah yang membawa keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat,” tegasnya.

Dua Kebahagiaan Orang Berpuasa

Menutup tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan besar sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW.

Pertama adalah kebahagiaan saat berbuka puasa, karena berhasil menahan diri sejak pagi hingga petang.

Kedua adalah kebahagiaan ketika bertemu dengan Allah SWT di surga, melalui pintu Ar-Rayyan, pintu khusus bagi orang-orang yang berpuasa.

Ia pun mendoakan agar YPPI Widya Gama Malang senantiasa berkembang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Semoga YPPI Widya Gama Malang semakin maju dan kegiatan seperti ini membawa keberkahan bagi semua,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara pimpinan lembaga, dosen, karyawan, serta anak-anak yatim dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow