Pj Gubernur NTB Kunjungi Kota Bima, Bahas dengan Stabilitas Ekonomi dengan Pj Wali Kota

Kunjungan kerja Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, disambut dengan penuh hangat oleh Pj Wali Kota Bima, Muhammad Rum, di Kawasan Bukit Jatiwangi pada Minggu (22/10/2023). ...

Oktober 22, 2023 - 14:00
Pj Gubernur NTB Kunjungi Kota Bima, Bahas dengan Stabilitas Ekonomi dengan Pj Wali Kota

TIMESINDONESIA, BIMA – Kunjungan kerja Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, disambut dengan penuh hangat oleh Pj Wali Kota Bima, Muhammad Rum, di Kawasan Bukit Jatiwangi pada Minggu (22/10/2023).

Rombongan Gubernur juga diterima dengan antusias oleh anggota Pemkot Bima, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk meninjau lokasi pembangunan Dermaga Pelabuhan Ikan yang diharapkan selesai pada November 2023.

Pj Gubernur NTB, menjelaskan bahwa kunjungan ini sekaligus sebagai upaya untuk memperkuat silaturahmi di antara pihak-pihak terkait. Ia menegaskan bahwa sejak berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023, belum ada gubernur definitif yang terpilih. Oleh karena itu, konstitusi mengamanatkan Penjabat Gubernur untuk memimpin provinsi hingga terpilihnya gubernur dan wakil gubernur definitif.

Selain itu, Pj Gubernur NTB juga meminta izin untuk menjalankan tugas kepemimpinan demi memastikan stabilitas ekonomi, politik, sosial, keamanan, dan ketertiban masyarakat. Ia menekankan bahwa persediaan pangan untuk lima bulan ke depan sudah dipastikan aman, termasuk stok pangan di gudang-gudang Bulog.

"Kemarin, saya cek ke gudang-gudang Bulog, stok pangan kita tersedia, untuk lima bulan ke depan. Alhamdulilllah aman tersedia. Memang ada rencana dari Bulog kita, ada yang mau pinjam gudang logistik, tetapi dengan beberapa pertimbangan, kita tidak izinkan. Nanti ketika kita panen, gudang beras sudah siap untuk stok pangan," ungkapnya. 

Pj Gubernur NTB menyoroti pentingnya menjaga stabilitas politik, khususnya dalam konteks pemilihan serentak, termasuk pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilihan kepala daerah.

Pj Gubernur NTB juga menggarisbawahi tagline "NTB Maju Melaju," yang menggambarkan semangat untuk terus maju dan tidak mengalami stagnasi dalam pembangunan ekonomi NTB. Dia menyoroti bahwa tahun 2028 akan menjadi momentum penting dengan penyelenggaraan PON di NTT dan NTB, dan mengajak kepala OPD untuk berperan aktif dalam menawarkan event nasional dan skala provinsi di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Selain itu, ia juga memberikan pesan tentang persiapan optimal untuk program Jum'at Belondong yang melibatkan UKM dengan membeli sarung tenun, serta Kegiatan Jum'at Salam yang melibatkan banyak kekuatan birokrasi NTB untuk mendukung desa/kelurahan.

Di sisi lain, Pj Wali Kota Bima, Mohammad Rum, menyampaikan beberapa inisiatif di Kota Bima, seperti upaya memakmurkan masjid, pengembangan Pondok Pesantren, Program Zero Waste, serta rencana pembangunan jogging track di kawasan pantai.

Ia juga menyebut minat investor dalam sektor perikanan dan kelautan, terutama dalam penggunaan Cold Storage untuk produksi ikan. Mohammad Rum berbagi impian untuk mengembangkan peternakan dan perkebunan di daerah Kota Bima yang memiliki dataran tinggi, dengan tujuan menghidupkan kembali sektor pertanian dan peternakan.

"Ada mimpi saya, membangun peternakan dan menghijaukan perkebunan. Daerah di Kota Bima ini kan banyak dataran tingginya, cocok untuk peternakan dan perkebunan. Bisa saja mengembalikan Bima yang dulunya sebagai penghasil daging dan hasil tanaman, untuk dikirim ke berbagai kawasan," ungkapnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow